Connect With Us

Mbak-mbak Dinsos Kerudung Hitam Dalam Video Viral Pratiwi Noviyanthi Jadi Incaran Warganet

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 5 Agustus 2023 | 14:30

Tangkapan layar persamaan antara diduga petugas Dinsos Kota Tangerang dengan ibu-ibu menolak ditilang pada 2019 silam (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Sosok mbak-mbak berkerudung hitam dalam video pengambilan anak-anak asuh dari relawan sekaligus Youtuber Pratiwi Noviyanthi menjadi incaran para warganet.

Wanita berkerudung hitam yang diduga merupakan petugas Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang menyulut amarah warganet lantaran memasang ekspresi tampak arogan.

Dalam video yang beredar, para petinggi Dinsos bersama Kementerian Sosial dan pihak Kepolisian menjemput paksa anak-anak asuh Pratiwi Noviyanthi di kawasan perumahan Cipondoh, Kota Tangerang, lantaran tidak memiliki prosedur legalitas lengkap untuk mengasuh anak-anak penyintas ODGJ.

“Anak di bawah umur kebutuhannya kan beda sama anak-anak yang dewasa, maka dari itu selain rawat dalam segi fisik, dari segi dokumen juga harus,” ujarnya dikutip dari akun Instagram @pratiwinovinyanthi_real, Sabtu, 5 Agustus 2023.

Menurutnya, dokumen legalitas tersebut berguna untuk menjamin perlindungan dan hak-hak dari anak-anak penyintas ODGJ tersebut.

“Nanti kalau kelak mereka dewasa gimana? Kan katanya dokumennya sudah ada yang di Yogya, kan seharusnya tidak begitu sulit (melengkapi dokumen legalitas),” ujar mbak-mbak berkerudung hitam.

Pengambilan anak-anak asuh tersebut pun sempat ditentang oleh Pratiwi Noviyanthi sendiri, ia merasa selama ini tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Bahkan, saat mengajukan permohonan legalitas dari setiap ibu penyintas ODGJ yang tengah mengandung, Pratiwi mengaku diacuhkan oleh Dinsos setempat.

“Selama ini kita enggak pernah dapat bantuan sama sekali. Jadi dari mulai hamil, biaya caesar, untuk santunan keluarganya bentuk tanggung jawab saya. Terus malah seperti ini,” ungkap Pratiwi.

Sementara itu, warganet pun menyoroti identitas dari mbak-mbak berkerudung hitam diduga petugas Dinsos Kota Tangerang.

Salah satu akun Instagram @andhikapandhu_ menduga mbak-mbak berkerudung hitam diduga petugas Dinsos Kota Tangerang tersebut merupakan orang yang sama dengan wanita yang menolak ditilang oleh polisi pada 2019 silam.

“gua Andhika netizen Semarang. Mau cocoklogi mslh oknum dinsos pke jilbab item yg provok tsbut. Oknum ASN dinsos jilbab item Itu, prnh bermslh dgn polantas Polda Metro Jaya gegra ogah kena tilang krna lewat jalur cpat r4. Dan maen ngerekam di iPhone 5/iPhone 9 idk that. Dan menuduh polantas sama kru Trans7 the police,” komentarnya.

Video yang diunggah dalam kanal YouTube Trans7 Official dengan tajuk "Menolak Ditilang, Ibu Ini Marah Sampai Histeris" pun diserbu oleh komentar warganet.

“Kesini gara² kasus teh Pratiwi Noviyanthi vs dinsos btw tp mirip si ibu ini sama ibu dinsos yg ngambil anak² asuh teh Novi,” tulis akun @laelyokda3245.

“Ini yg dimaksud mbak2 kerudung hitam?,” tulis akun @ridhoprasertyo9802.

“Oww ini petugas dinsos provpk yg di teh Novi kkkwkk agak laen memang modelan manusianya,” komentar akun @user-bj6yg3lg6e.

Hingga tulisan ini dibuat, belum ada konfirmasi resmi terkait identitas dari mbak-mbak diduga petugas Dinsos Kota Tangerang tersebut.

Di sisi lain, Kepala Dinsos Kota Tangerang Mulyani membenarkan pihaknya terlibat dalam pengambilan anak-anak asuh dari Youtuber Pratiwi Noviyanthi.

Namun, Mulyani menyebut pihak Dinsos Kota Tangerang hanya menemani Kementerian Sosial dan pihak Kepolisian.

"Jadi kami hanya diminta mendampingi petugas Kepolisian dan Kemensos. Karena kebetulan lokasi kejadiannya di wilayah administratif kota Tangerang," jelas Mulyani saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu, 2 Agustus 2023.

NASIONAL
Jangan Sekedar FOMO, Dokter Estetika Tekankan Pentingnya Pakai Produk Skincare Berbasis Bukti Ilmiah

Jangan Sekedar FOMO, Dokter Estetika Tekankan Pentingnya Pakai Produk Skincare Berbasis Bukti Ilmiah

Minggu, 14 Juni 2026 | 17:54

Di tengah maraknya tren perawatan kulit (skincare) yang berkembang pesat di masyarakat, jaminan keamanan produk dan validitas berbasis bukti ilmiah kini menjadi prioritas utama yang tidak boleh ditawar.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Gelontorkan Dana Rp22 Miliar Agar Kantong Darah Gratis

Pemkab Tangerang Gelontorkan Dana Rp22 Miliar Agar Kantong Darah Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 18:27

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelontorkan anggaran fantastis sebesar Rp22 miliar per tahun agar masyarakat tidak perlu mengganti biaya pengolahan kantong darah Palang Merah Indonesia (PMI).

PROPERTI
The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47

Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill