Connect With Us

Cegah Kanker Serviks, 15.039 Siswi di Kota Tangerang Diimunisasi HPV

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 10 Agustus 2023 | 21:31

Para siswi SD di Kota Tangerang divaksin HPV untuk cegah kanker serviks, Kamis 10 Agustus 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan penambahan vaksin HPV, dalam program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang tengah berlangsung.

Program ini dilakukan bersama 39 puskesmas dengan sasaran 15.039 siswi di 556 Sekolah Dasar (SD) di Kota Tangerang.

“Saat ini tengah berlangsung program BIAS dengan imunisasi MR atau campak rubella dan turut disertakan vaksin HPV untuk seluruh siswi kelas V SD atau usia 11 tahun. Baik itu SD negeri, swasta, MI maupun Sekolah Kebutuhan Khusus (SKH),” ungkap dr. Dini Anggraeni, Kepala Dinkes Kota Tangerang, Rabu 9 Agustus 2023. 

dr Dini, menyatakan program ini menjadi salah satu komitmen Pemkot Tangerang untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Kanker Leher Rahim (Serviks) dengan melakukan introduksi vaksin baru, yaitu dan HPV dalam kegiatan BIAS.

Setiap anak perempuan kelas 5 atau usia 11 tahun, berhak mendapatkan pelayanan imunisasi HPV yang berguna untuk mencegah kanker leher rahim. 

“Kanker serviks dapat dicegah, salah satunya dengan pemberian imunisasi human papillomavirus (HPV), utamanya diberikan kepada anak-anak. Oleh sebab itu, Pemkot Tangerang mendukung penuh pelaksanaan introduksi imunisasi HPV dari kemenkes,” tegasnya. 

Dalam melaksanakan imunisasi HPV, sasaran yang harus dijangkau tidak hanya anak perempuan kelas 5 di sekolah formal, tetapi juga di sekolah-sekolah non formal. 

Bagi sasaran yang tidak bersekolah, imunisasi dapat dilaksanakan di posyandu remaja, puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

"Imunisasi juga dapat dilaksanakan di tempat-tempat dimana anak yang tidak bersekolah, itu berkumpul seperti rumah singgah anak jalanan, panti atau lembaga kesejahteraan sosial anak, rutan anak atau lembaga pembinaan khusus anak, sekolah non formal dan lainnya,” jelas dr Dini. 

Sebagai informasi, imunisasi HPV diberikan dua dosis dengan interval 12 bulan atau minimal 6 bulan. Dosis pertama pada anak perempuan usia kelas 5 SD/MI atau sederajat. Lalu, dosis kedua pada anak perempuan usia kelas 6 SD/MI atau sederajat.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill