Connect With Us

Tidak Sehat, Kualitas Udara Tangerang Terburuk se-Jabodetabek Pagi Ini

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 7 September 2023 | 17:38

Ilustrasi kota berpolusi (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Berdasarkan data terbaru dari Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Tangerang menjadi daerah dengan tingkat pencemaran udara tertinggi.

Terpantau pada pukul 08.00 WIB, Jumat, 8 September 2023, indeks kualitas udara di Tangerang mencapai angka 122, mengindikasikan tingkat pencemaran yang sangat tidak sehat. Hal ini mengkhawatirkan karena nilai ISPU di atas 100 sudah masuk dalam kategori "tidak sehat" menurut standar yang diterapkan oleh KLHK.

Tidak hanya Tangerang, Tangerang Selatan juga mengalami masalah serupa dengan nilai ISPU mencapai 117, menjadikannya peringkat kedua dalam daftar kota dengan kualitas udara buruk di Jabodetabek. Jakarta Timur berada di posisi ketiga dengan indeks kualitas udara sebesar 114 seperti dilansir dari katadata.co.id.

Untuk diketahui, KLHK menggunakan kategori berikut untuk mengklasifikasikan kualitas udara berdasarkan rentang Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Berikut rinciannya:

- 0-50: Baik

- 51-100: Sedang

- 101-200: Tidak Sehat

- 201-300: Sangat Tidak Sehat

- 300+: Berbahaya

Indeks kualitas udara atau ISPU dipantau secara rutin di 72 stasiun yang tersebar di 31 provinsi. Perhitungan ISPU melibatkan parameter pencemar udara seperti partikulat (PM2.5 dan PM10), sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), karbon dioksida (CO2), karbon monoksida (CO), ozon (O3), dan hidrokarbon (HC).

KLHK menyarankan agar individu yang berada di wilayah dengan kualitas udara tidak sehat membatasi aktivitas fisik di luar ruangan, sementara mereka yang tinggal di wilayah dengan kualitas udara sedang masih dapat beraktivitas di luar ruangan, kecuali kelompok yang rentan terhadap dampak buruk pencemaran udara.

Berikut adalah daftar lengkap indeks kualitas udara di beberapa wilayah Jabodetabek:

1. Tangerang: 122

2. Tangerang Selatan: 117

3. Jakarta Timur: 114

4. Bekasi: 107

5. Jakarta Pusat: 102

6. Jakarta Utara: 96

7. Bogor: 91

8. Jakarta Selatan: 90

9. Jakarta Barat: 83

BANTEN
BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

Jumat, 4 September 2026 | 22:21

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten mulai melakukan pemeriksaan semester II Tahun 2026 terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Kamis, 3 September 2026 | 19:03

Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill