Connect With Us

Air di Rumah Mati, Hubungi Call Center Bantuan Air Bersih Kota Tangerang

Redaksi | Minggu, 5 November 2023 | 22:08

Ilustrasi pemberian bantuan air bersih oleh Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Pelayanan air bersih Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang sedang kacau. Tak sedikit warga mengeluhkan kondisi ini. Air bersih tidak mengalir ke rumah mereka. 

"Pak air di Sekneg kebon nanas mati. Kira-kira kapan nyala ya pak," tanya Faurina_kristiningrum di media sosial milik perumdatb. 

"Pak ini air di cipondoh makmur mati. Sampai kapan ya," tulis akun biancaulias. 

"Tolong untuk segera ditangani bapak/ibu. Untuk daerah Poris air mati. Cucian banyak pak. Belum pada mandi," tulis akun lainnya. 

Dilihat TangerangNews.com di akun resmi @perumdatb, Minggu 5 November 2023, diinformasikan sejumlah gangguan yang sedang terjadi saat ini sehingga berdampak pada pelayanan air bersih kepada pelanggan.

Gangguan pertama terjadi pengurangan produksi. Akibat luapan air Sungai Cisadane kiriman dari Bogor yang menyebabkan kualitas air baku di sungai Cisadane menjadi menurun. 

"Kami informasikan kepada pelanggan Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang bahwa saat ini terjadi pengurangan produksi dan distribusi air ke seluruh wilayah pelayanan yang disebabkan oleh menurunnya kualitas air baku sungai Cisadane," tulisnya. 

Gangguan berikutnya terjadi kebocoran pipa di Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang. Lewat video yang diunggah, pipa utama mengalami kebocoran diduga ditabrak kendaraan. 

"Kayaknya ini ditabrak sama mobil. Itunya (pipa) aja sampai miring, patah. Cuma bocornya dari bawah," kata petugas Perumda Tirta Benteng. 

Akibat adanya gangguan tersebut, Perumda Tirta Benteng memberikan kompensasi dengan mengirimkan air bersih ke rumah warga. 

Air tersebut dikirim langsung melalui kendaraan Tanki yang disiapkan pihak Perumda Tirta Benteng. Bagi warga yang membutuhkan pengantaran air bersih bisa menghubungi layanan telepon pada call center 021-5587234.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

TEKNO
Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Senin, 13 Juli 2026 | 21:25

Telkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill