Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota
Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TANGERANGNEWS.com- Pelayanan air bersih Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang sedang kacau. Tak sedikit warga mengeluhkan kondisi ini. Air bersih tidak mengalir ke rumah mereka.
"Pak air di Sekneg kebon nanas mati. Kira-kira kapan nyala ya pak," tanya Faurina_kristiningrum di media sosial milik perumdatb.
"Pak ini air di cipondoh makmur mati. Sampai kapan ya," tulis akun biancaulias.
"Tolong untuk segera ditangani bapak/ibu. Untuk daerah Poris air mati. Cucian banyak pak. Belum pada mandi," tulis akun lainnya.
Dilihat TangerangNews.com di akun resmi @perumdatb, Minggu 5 November 2023, diinformasikan sejumlah gangguan yang sedang terjadi saat ini sehingga berdampak pada pelayanan air bersih kepada pelanggan.
Gangguan pertama terjadi pengurangan produksi. Akibat luapan air Sungai Cisadane kiriman dari Bogor yang menyebabkan kualitas air baku di sungai Cisadane menjadi menurun.
"Kami informasikan kepada pelanggan Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang bahwa saat ini terjadi pengurangan produksi dan distribusi air ke seluruh wilayah pelayanan yang disebabkan oleh menurunnya kualitas air baku sungai Cisadane," tulisnya.
Gangguan berikutnya terjadi kebocoran pipa di Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang. Lewat video yang diunggah, pipa utama mengalami kebocoran diduga ditabrak kendaraan.
"Kayaknya ini ditabrak sama mobil. Itunya (pipa) aja sampai miring, patah. Cuma bocornya dari bawah," kata petugas Perumda Tirta Benteng.
Akibat adanya gangguan tersebut, Perumda Tirta Benteng memberikan kompensasi dengan mengirimkan air bersih ke rumah warga.
Air tersebut dikirim langsung melalui kendaraan Tanki yang disiapkan pihak Perumda Tirta Benteng. Bagi warga yang membutuhkan pengantaran air bersih bisa menghubungi layanan telepon pada call center 021-5587234.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TODAY TAGTugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews