Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI
Senin, 12 Januari 2026 | 11:20
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TANGERANGNEWS.com- Festival Budaya Kota Tangerang akan kembali digelar tahun ini dengan sederet kegiatan menarik.
Mengusung semangat pelestarian budaya di Indonesia, festival ini akan digelar selama dua hari yakni, 10 November hingga 11 November 2023 mendatang.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Rizal Ridholloh menjelaskan, Festival Budaya Kota Tangerang 2023 akan diisi dengan berbagai kegiatan meriah, di antaranya Kirab Budaya, Parade Aksi 1000 Pendekar, Lomba Tumpengan, dan Lomba Kasidah Tingkat Nasional.
Adapun tempat pelaksanaannya berlokasi di Taman Elektrik yang akan diubah menjadi runaway bagi para seniman, budayawan, hingga dihadiri para sepuh.
"Nanti juga akan ada Upacara Kearyaan dan upacara adat lainnya sebagai bentuk edukasi bagi masyarakat," terangnya, Kamis, 09 November 2023.
Selain itu, Angklung Manshur hingga band kenamaan Tanah Air Letto akan tampil dalam Festival Budaya Kota Tangerang.
"Grup band Letto akan tampil pada tanggal 10 dan Angklung Manshur tampil pada tanggal 11 November," ujarnya.
Kegiatan juga akan dimeriahkan dengan berbagai gerai UMKM Kota Tangerang dan UKM Budaya yang akan semakin menambah nilai daya tarik untuk dikunjungi.
"Pastinya, festival ini tidak hanya menghibur tetapi masyarakat juga akan mendapatkan edukasi tentang budaya yang ada di Indonesia," pungkasnya.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TODAY TAGPromo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.
Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.
Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews