Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel
Jumat, 4 September 2026 | 22:14
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 136.331 titik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) telah terpasang di Kota Tangerang melalui program Kampung Terang dan Tangerang Terang. Pembangunan ini dimaksudkan agar meminimalisir kecelakaan hingga tindak kriminal di wilayah yang minim pencahayaan.
Hal itu seperti diungkapkan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melalui buku yang ditulisnya. Menurut Arief, selama kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin telah terbangun 97.872 titik per 2023.
"Jadi masyarakat juga akan lebih nyaman ketika melintas di malam hari. Kampung Terang menghindari aksi tindak kejahatan, apalagi banyak juga karyawati yang pulang kerja hingga malam," demikian tulisnya dalam buku Arief R. Wismansyah, Menata dengan Jiwa, Melayani dengan Hati.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Achmad Suhaely menjelaskan, selain Kampung Terang juga terpasang 38.459 titik PJU melalui Tangerang Terang yang berfokus di area jalan raya.
Suhaely menyatakan, pihaknya telah menyiapkan 41 petugas PJU dengan 11 unit mobil PJU untuk melakukan pemeliharaan dan perbaikan PJU yang sudah terpasang.
Dia mengimbau, masyarakat dapat melaporkan kepada Dishub apabila mendapati PJU di wilayahnya ditemukan mati atau tidak berfungsi. ""Lampu yang bermasalah atau mengalami gangguan secepatnya akan kami tangani oleh petugas yang siaga," tutupnya.
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TODAY TAGAntusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
ARYADUTA Lippo Village memasuki usia ke-32 tahun pada September 2026. Selama lebih dari tiga dekade, hotel bintang empat yang berada di kawasan Lippo Village, Tangerang,
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews