Connect With Us

Pemkot Tangerang Buka Layanan Tebang Pohon Gratis, Begini Caranya

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 9 Januari 2024 | 21:01

Pohon tumbang di Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Cuaca ekstrem yang melanda Kota Tangerang dan sekitarnya beberapa hari terakhir mengakibatkan banyaknya pohon tumbang.

Tercatat pada 6-7 Januari 2024, ada sebanyak 28 pohon tumbang terjadi di Kota Tangerang. Beberapa di antaranya bahkan memakan korban luka dan jiwa.

Atas kejadian ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Disbudpar Kota Tangerang dalam hal ini Bidang Pertamanan kian masif melakukan pemangkasan pohon di jalur-jalur protokol. Setiap harinya lebih dari 50 pohon dilakukan pemangkasan atau perawatan.

Selain itu, Bidang Pertamanan Disbudpar Kota Tangerang juga membuka permohonan pemangkasan pohon di jalur pemukiman warga.

Hal ini ditujukan untuk meminimalisir potensi pohon tumbang saat hujan dan angin kencang melanda. Baik itu potensi pohon tumbang di jalur protokol maupun di jalur-jalur pemukiman masyarakat Kota Tangerang.

Kepala Disbudpar Kota Tangerang Rizal Ridolloh mengungkapkan permohonan pemangkasan pohon gratis ini, bisa melalui LAKSA pada aplikasi Tangerang LIVE atau whatsapp ke nomor 0811-1500-293.

"Selain itu, permohonan juga bisa diajukan melalui pesan Instagram ke akun @tamankita.tng atau bersurat langsung ke Disbudpar Kota Tangerang," katanya, Selasa 9 Januari 2024.

Untuk itu ia mengimbau kepada warga jika melihat pohon yang sangat rimbun atau berpotensi tumbang, agar segera laporkan.

"Petugas akan memilah mana yang skala prioritas, untuk lebih dulu ditangani. Tapi, semua akan dilayani secara berkala dan terjadwal, setiap harinya petugas dan alat disiagakan,” jelas Rizal.

Dalam pemangkasan atau perawatan pohon-pohon di Kota Tangerang, Disbudpar sudah menyiagakan 79 petugas untuk bertugas 24 jam secara shift.

Terdiri dari 19 petugas di Tim Penebang dan 60 petugas di Tim Evakuasi atau Brigade. Selain itu, juga menyiagakan mobil skylift dan mesin senso atau pemotong.

“Kami pun mengimbau, masyarakat Kota Tangerang atau pengendara lalu lintas, untuk lebih berhati-hati dalam berkendara saat hujan lebat turun. Jangan berteduh di bawah pohon atau reklame yang berpotensi tumbang dan mencelakai diri sendiri. Saat berkendara, pastikan fokos dan kesehatan fisik dalam kondisi prima,” imbaunya.

KAB. TANGERANG
Morula IFC Hadir di BSD, Bawa Standar Fertilitas Global ke Indonesia

Morula IFC Hadir di BSD, Bawa Standar Fertilitas Global ke Indonesia

Jumat, 18 September 2026 | 21:14

Pengembangan layanan fertilitas di Indonesia memasuki babak baru dengan hadirnya Morula International Fertility Center (Morula IFC) di BSD City, Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill