Connect With Us

Jadi Korban Pohon Tumbang hingga Tewas di Kawasan Lippo Karawaci Tangerang, Keluarga Ikhlas

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 4 Januari 2024 | 23:00

Nurmayani (kiri), Ibu korban pohon tumbang hingga tewas di kawasan Lippo Karawaci, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGEWS.com-Korban tewas akibat tertimpa pohon tumbang, pada Selasa 2 Januari 2023, diketahui berinisial MR, 25, warga Desa Kadu, RT05/02, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

Ibu korban, Nurmayani mengatakan insiden itu terjadi ketika putranya baru pulang dari empat kerja sekitar pukul 16.00 WIB.

"Kebetulan saya lagi lewat di lokasi, ada macet di depan. Saat saya cek saya lihat motor anak saya, ternyata itu anak saya yang tertimpa pohon," katanya ketika ditemui TangerangNews di rumahnya, Kamis 4 Januari 2024.

Melihat anaknya dalam kondisi berlumuran darah, Nurmayani langsung shock hingga harus dipapah ke pinggir jalan.

Sementara MR sempat dilarikan ke Rumah Sakit Qadr, Islamic Village, namun tidak bisa ditangani karena alat medis kurang lengkap. Sampai akhirnya MR dirujuk ke RS Siloam Karawaci untuk tindakan operasi.

"Beberapa jam kemudian kita dikabari pihak RS kalau anak saya sudah meninggal," jelasnya sedih.

Menurut Nurmayani, berdasarkan informasi yang ia dapat, pohon yang tumbang itu baru saja dipindahkan ke lokasi. Namun diduga karena akarnya belum kuat dan tidak ada pengangga, akhirnya tumbang.

Meski demikian, pihak pengembang perumahan Lippo sudah bertanggung jawab dengan menanggung biaya rumah sakit hingga pemakaman.

"Saya sudah ikhlas atas musibah ini. Pihak pengembang pun sudah ada etika baiknya mendatangi rumah sama membantu biaya pengurusan semuanya," tuturnya.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill