Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang melaporkan terjadinya pohon tumbang di 19 titik pada Sabtu, 6 Januari 2024.
Pohon tumbang tersebut diakibatkan hujan lebat yang mengguyur wilayah Kota Tangerang dan sekitarnya dengan intensitas waktu cukup lama sejak sekira pukul 15.00 WIB.
Kepala BPBD Kota Tangerang Maryono Hasan mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Tim Tebang Pertamanan Disbudpar tengah menangani pohon tumbang tersebut.
"Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa atau kerugian materil. Namun, seluruh petugas masih di lokasi kejadian melakukan penanganan dan update data-data terbarunya," ujarnya.
Diketahui, pohon tumbang terjadi di Jalan Pinang-Kunciran, RT 001/RW 05, Kunciran, Kecamatan Pinang, Jalan KH Hasyim Ashari RT 003/RW 01, Kecamatan Pinang, kemudian Jalan Al Mukhlisin, RT 001/RW 01, Jurumudi Baru, Kecamatan Benda.
Lalu, Jalan Imam Bonjol, Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Jalan Kenanga Raya, Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, Jalan Babussalam, Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang.
Pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Jalan MH Thamrin, Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Jalan Kisamaun, Sukasari, Kecamatan Tangerang dan sejumlah wilayah lainnya.
Selain itu, hujan juga mengakibatkan genangan dan banjir seperti di Komplek Kunciran Indah Pinang dengan ketinggian 20-50 cm dan Jalan Darmawangsa Cibodas dengan ketinggian 30 cm.
Kendati begitu, Maryono menyebut terpantau pada pukul 17.27 WIB terpantau kondisi hulu Katulampa normal 61 cm, sementara Bendungan Pasar Baru normal 11,16 meter, dan Batu Beulah normal 2,39 cm, sementara hulu Angke masih berstatus Siaga 3 dengan ketinggian 276 cm.
"Prakiraan BMKG cuaca akan berawan hingga dini hari," pungkasnya.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews