Connect With Us

Pasca Libur Nataru, Ada 88 Kasus Aktif Covid-19 di Kota Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 10 Januari 2024 | 21:05

Ilustrasi COVID-19. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang melaporkan adanya temuan kasus aktif Covid-19 pasca libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Berdasarkan data terbaru per 8 Januari 2024, sebanyak 88 kasus aktif ditemukan di Kota Tangerang.

Kendati demikian, jumlah tersebut masih terkendali lantaran memiliki angk persentase kesembuhan mencapai 99,3 persen dan persentase kematian 0 persen atau tidak ada.

Kepala Dinkes Kota Tangerang Dini Anggraeni mengimbau agar masyarakat segera melengkapi dosis vaksinasi masing-masing, terutama bagi lansia, orang dengan penyakit penyerta (komorbid), imunocompromise, dan tenaga kesehatan. 

Saat ini, kata Dini, terdapat layanan vaksinasi COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang dan 39 Puskesmas yang tersebar di seluruh Kota Tangerang.

"Kami (Dinkes Kota Tangerang) akan terus memberikan layanan vaksinasi secara gratis untuk sasaran sesuai ketentuan dari Kemenkes Republik Indonesia," ujarnya pada Selasa, 9 Januari 2024.

Dini meminta masyarakat segera melaporkan apabila mengalami atau mendapati adanya indikasi kasus Covid-19 ke Puskesmas maupun fasilitas kesehatan terdekat lainnya guna mencegah terjadinya penyebaran lebih lanjut.

"Serta tentunya diharapkan untuk tetap menjaga perilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," pungkasnya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill