Connect With Us

Covid-19 di Singapura Tembus 22 Ribu Kasus Per Hari, Kemenkes Minta Warga Waspada

Fahrul Dwi Putra | Senin, 4 Desember 2023 | 21:26

Ilustrasi Covid-19. (@TangerangNews / Freepik)

TANGERANGNEWS.com- Kasus Covid-19 lokal di Singapura mengalami kenaikan signifikan hingga dua kali lipat, yakni 22.094 pada 19 hingga 25 November 2023 dari 10.726 di pekan sebelumnya.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Singapura memperingatkan agar para warga di daerah beriklim sedang waspada terhadap peningkatan jumlah kasus Covid-19. Meski begiu, Kemenkes menyebut rata-rata harian rumah sakit dan kasus unit perawatan intensif Covid-19 cenderung stabil.

Dari total kasus tersebut, 70 persennya merupakan varian virus EG.5 dan sub-variannya HK.3 yang menjadi sub-varian utama secara lokal pada 27 November 2023.

Menurut Kemenkes, peningkatan kasus dapat dibebabkan dari berbagai faktor, di antaranya musim liburan akhir tahun dan penurunan kekebalan populasi masyarakat.

"Saat ini, tidak ada indikasi bahwa sub-varian utama lebih menular atau menyebabkan penyakit yang lebih parah dibandingkan dengan varian lain yang beredar," tegas Kemenkes dalam keterangannya pada 02 Desember 2023.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan terjadinya peningkatan aktivitas virus pernapasan, termasuk influenza dan virus syncytial pernapasan (RSV), di sebagian wilayah Belahan Bumi Utara, kata Kemenkes.

Dalam hal itu, Kemenkes menyatakan jumlah kasus penyakit pernapasan secara keseluruhan di Singapura masih stabil meski negara-negara di daerah beriklim sedang mengalami peningkatan kasus penyakit pernapasan.

"Secara lokal, tidak ada indikasi peningkatan penyakit pernapasan yang parah, termasuk pada anak-anak," tambah Kemenkes.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANDARA
Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:38

Sinergi antara Bea Cukai dan Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill