Connect With Us

Pandemi Season 2? Kenali Gejala Covid-19 Subvarian Pirola 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 5 September 2023 | 22:38

Ilustrasi Covid-19. (@TangerangNews / Freepik)

TANGERANGNEWS.com- Munculnya virus corona dalang dari Covid-19 subvarian Pirola tengah menjadi bahan perbincangan publik.

Pasalnya, subvarian ini digadang-gadang berpotensi melanjutkan pandemi yang sebelumnya telah dinyatakan menjadi endemi.

Pirola atau BA.2.86 merupakan subvarian dari Omicron, yakni varian SARS-CoV-2 yang telah melalui berbagai macam mutasi.

World Health Organization (WHO) telah memantau penyebaran virus ini di sejumlah negara sejak media Agustus 2023, lalu.

Berdasarkan hasil penelitian sementara, sejauh ini subvarian Pirola belum menunjukkan indikasi gejala parah yang menyebabkan kematian. Dari laporan menunjukkan pasien di Inggris hanya mengalami gejala ringan atau bahkan tidak ada gejala.

Berikut beberapa gejala Covid-19 Pirola seperti dilansir dari CNN Indonesia, Rabu, 6 September 2023.

1. Pilek

Menurut laporan, pilek menjadi salah satu gejala ringan yang ditimbulkan oleh subvarian ini, tidak jauh berbeda dengan subvarian lainnya. Pasien akan mengalami hidung tidak nyaman, berair, dan tersumbat.

2. Sakit Kepala

Subvarian Pirola akan memunculkan gejala sakit kepala kepada pasien.

3. Kelelahan

Pasien juga akan mengalami kelelahan berat lantaran sistem kekebalan tubuh yang menggunakan tenaga lebih guna menangkis virus subvarian Pirola.

4. Bersin

Bersin seringkali bersamaan dengan pilek. Ini merupakan cara alami tubuh guna mengeluarkan zat yang tidak dikenal seperti virus.

5. Sakit tenggorokan

Subvarian Pirola juga akan membuat pasien mengalami infeksi yang menyebabkan sakit tenggorokan seperti tenggorokan akan terasa panas, nyeri, dan tak nyaman. 

Menurut penelitian, subvarian Pirola mampu menghindari benteng sistem kekebalan tubuh lantaran profil mutasinya yang sangat luas.

Para peneliti dari Cina mengungkapkan keampuhan antibodi dari hasil vaksinasi dan infeksi sebelumnya menurun dua kali lipat dalam menetralisir Pirola.

Namun, subvarian Pirola diketahui tidak begitu menular apabila dibandingkan dengan subvarian lainnya seperti Omicron XBB.1.5.

Kendati demikian, masyarakat tetap diimbau untuk mewaspadai gejala-gejala Covid-19 subvarian Pirola dan segera ke tempat fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

BANTEN
Polda Banten Usut Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis di Lebak, Pelaku Masih Diburu

Polda Banten Usut Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis di Lebak, Pelaku Masih Diburu

Senin, 20 Juli 2026 | 14:27

Peristiwa dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penculikan terhadap seorang aktivis bernama Fam Fuk Tjhong (Uun) di wilayah Kabupaten Lebak, dilaporkan ke Polda Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill