Connect With Us

Siap-Siap, Lansia di Kota Tangerang Segera Divaksin Covid-19 Booster Kedua

Abdul Majid | Rabu, 23 November 2022 | 23:17

Kepala Dinkes Kota Tangerang Dini Anggraeni. (Pemkot Tangerang / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Kementerian Kesehatan telah mengizinkan pemberian vaksin Covid-19 booster kedua atau vaksin dosis keempat, dengan sasaran kalangan lansia atau orang berusia 70 tahun keatas.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/5565/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster ke-2 Bagi Kelompok Lanjut Usia.

Merespon kebijakan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan segera merealisasikan pemberian vaksin Covid-19 kepada para lansia di Kota Tangerang. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni mengungkapkan, saat ini pihaknya akan kembali menyiapkan atau menguatkan petugas kesehatannya. Namun, secara realisasinya pelaksanaan akan dilakukan dalam waktu dekat ini. 

"Teknis di lapangan, untuk lansia pastinya akan kita lakukan dengan beberapa metode. Diantaranya, lansia dapat berkunjung ke Puskesmas untuk mendapat booster kedua tentu bagi mereka yang bugar untuk datang ke Puskesmas. Cara lain, ialah petugas akan melakukan secara door to door langsung ke rumah lansia," ungkap dr Dini, Rabu, 23 November 2022. 

Lanjutnya, secara pelaksanaan bisa juga dilakukan dengan dibukanya Gerai Vaksin tingkat RW. Langkah ini diambil untuk lingkungan yang memang didominasi lansia semua. Sehingga, dapat berlangsung lebih masif lagi. 

BACA JUGA: Dua Pekan, Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang Bertambah 200

"Tentu, teknis apa yang akan diambil, disesuaikan saja dengan kondisi dimasing-masing wilayah. Namun, semua puskesmas, RSUD dan seluruh Rumah Sakit di Kota Tangerang akan dikerahkan untuk memaksimalkan angka capaian booster kedua untuk lansia di Kota Tangerang," papar dr Dini. 

Ia menjelaskan, respon ini diambil secara cepat sebagai upaya mitigasi peningkatan kasus  dan munculnya subvarian baru. Selain itu, untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap kelompok rentan, untuk mengurangi tingkat keparahan, bahkan kematian akibat Covid-19.

Percepatan vaksinasi baik primer maupun booster, kata dr Dini perlu dilakukan mengingat pasien Covid-19 yang meninggal sebagian besar adalah masyarakat yang belum divaksinasi, lansia dan orang dengan penyakit penyerta. 

"Dengan itu, kami mengajak masyarakat yang belum vaksinasi maupun yang belum melengkapi dosis primer juga booster terutama pada lansia agar segera melakukan vaksinasi. Lansia pun diimbau untuk bersiap booster kedua digerai vaksinasi yang disiapkan," imbaunya. 

Sebagai informasi, capaian vaksinasi Covid-19 kategori lansia saat ini 80.964 jiwa atau 77,2 persen, dosis dua 74.088 jiwa atau 70,6 persen dan dosis tiga 57.888 jiwa atau 55,2 persen.

KAB. TANGERANG
1.524 Pelajar Kuliah Gratis, Program Berasiswa Tangerang Gemilang Diganjar Penghargaan

1.524 Pelajar Kuliah Gratis, Program Berasiswa Tangerang Gemilang Diganjar Penghargaan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:24

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meraih penghargaan atas komitmennya dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki daya saing dan unggul melalui program Beasiswa Tangerang Gemilang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Lomba Tradisional Meriahkan HUT RI Kemenimipas Bersama Anak Binaan di Tangerang

Lomba Tradisional Meriahkan HUT RI Kemenimipas Bersama Anak Binaan di Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:48

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menggelar perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltek Imipas), Kota Tangerang Jumat 28 Agustus 2026.

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill