Connect With Us

Warga Tangerang Wajib Tahu, 5 Hal yang Harus Dilakukan saat Musim Hujan

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 10 Januari 2024 | 21:30

Kondisi banjir di sekitar Jalan Rawa Kambing, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Senin, 19 Juni 2023 (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Setiap kali musim hujan tiba, kekhawatiran utama yang muncul adalah potensi banjir, khususnya di wilayah Kota Tangerang. Bencana yang hampir selalu terjadi setiap tahun ini dapat menyebabkan kerugian materi yang signifikan. 

Untuk itu, sebaiknya memperhatikan beberapa hal untuk tetap aman ketika banjir melanda. Berikut langkahnya.

1. Lindungi Dokumen-dokumen Penting

Selamatkan dokumen-dokumen berharga seperti ijazah, akte kelahiran, sertifikat, dan dokumen kantor penting lainnya. Selain nilainya yang tak ternilai, kehilangan atau kerusakan dokumen-dokumen ini dapat menyebabkan keterlambatan dan biaya dalam penggantian. 

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya simpan semua dokumen dalam satu tempat khusus, misalnya koper, dan lindungi dengan plastik agar tetap aman dari air.

2. Persiapkan Peralatan Bertahan Hidup 

Ketika banjir melanda, seringkali kita dihadapkan pada kondisi ekstrem. Oleh karena itu, perlu persiapan dengan mengumpulkan alat-alat bertahan hidup seperti sepatu boot, sarung tangan, pelampung, pakaian, senter dengan baterai cadangan, korek api, kertas, pulpen, powerbank terisi penuh, pisau kecil, tali, lakban, dan uang tunai.

3. Siapkan Makanan Kering atau Instan

Jika evakuasi ke tempat yang lebih kering dan aman tidak dapat dihindari, disarankan untuk menyiapkan makanan kering atau instan yang dapat dikonsumsi selama masa pengungsian. Pastikan makanan tersebut kaya gizi, terutama untuk menjaga kesehatan anak-anak selama pengungsian.

4. Persiapkan Berbagai Jenis Obat-obatan

Ketika banjir melanda, kesehatan tubuh seringkali menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, sebaiknya siapkan berbagai jenis obat seperti obat batuk, pilek, alergi, demam, dan lainnya. Bagi mereka yang memiliki penyakit komorbid, pastikan obat yang dibutuhkan sesuai dengan kondisi kesehatan mereka.

5. Pantau informasi dari sumber terpercaya

Lebih baik jika terus memantau perkembangan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) atau informasi resmi lainnya. Hal ini bertujuan agar tetap waspada terhadap risiko banjir.

Dengan mengetahui langkah-langkah yang perlu diambil selama banjir seperti yang disebutkan di atas, diharapkan dapat memberikan informasi tambahan kepada masyarakat untuk menghindari korban luka atau korban jiwa selama bencana banjir.

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

KAB. TANGERANG
Tercemar Pestisida, Dinas Perikanan Tangerang Imbau Warga Tidak Konsumsi dan Jual Hasil Tangkapan Laut

Tercemar Pestisida, Dinas Perikanan Tangerang Imbau Warga Tidak Konsumsi dan Jual Hasil Tangkapan Laut

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:40

Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang meminta kepada masyarakat pesisir Utara Kabupaten Tangerang untuk tidak mengkonsumsi maupun memperjualbelikan ikan hasil tangkapan dari laut.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill