KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) dalam Rapat Forkopimda tentang kesiapan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 menyoroti terkait potensi kerawanan bencana di TPS.
Pasalnya, beberapa TPS di Tangsel rawan kebanjiran. Terlebih, saat memasuki musim hujan yang diprediksi masih berlangsung hinggan tahun depan.
"Yang saya antisipasi kerawanan TPS yang banjir, terutama di kecamatan Setu yang khawatir longsor di titik tempat TPS. Dari sekarang saya sudah mintakan DSDABMBK untuk melakukan antisipasi hal tersebut," ujar Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie di Pranaya Hotel, BSD, pada Kamis, 28 Desember 2023.
Selain potensi kerawanan bencana, Benyamin juga menginstruksikan Disdukcapil Tangsel agar melakukan pengecekan lapangan terkait daftar pemilih dalam Pemilu 2024.
"Mungkin ada cluster-cluster yang baru tetapi sekarang kan pengawasan lagi daftar pemilih tambahan dan seterusnya. Itu nanti akan diperbaiki, sama halnya kayak yang baru pindah, baru 17 tahun dan sebagainya," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, dia juga menegaskan Aparatur Sipil Negara harus netral. Jika tidak, Benyamin tak akan segan untuk menjatuhkan sanksi bagi ASN yang kedapatan melakukan praktik politik praktis.
"Saya sudah tegas dan sangat jelas sejak lama untuk meminta ASN netral dalam seluruh pelaksanaan seperti ini," katanya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGAntusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang menindak serta mendeportasi enam Warga Negara Asing (WNA) asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews