Connect With Us

Pasca Kebocoran Gas, Situasi Pabrik Es di Koang Jaya Tangerang Terpantau Sepi

Yanto | Jumat, 9 Februari 2024 | 10:53

Situasi pabrik es pasca kebocoran gas di Koang Jaya, Karawaci, Kota Tangerang, Jumat 9 ebruari 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Pasca insiden kebocoran gas amonia, aktivitas di pabrik es, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, terpantau sepi, Jumat 09 Februari 2024.

Pantauan Tangerangnews di lokasi, tidak ada aktivitas produksi di PT Danesja tersebut. Kondisinya sepi tanpa ada satu pun pegawai.

Namun, bau gas amonia masih tercium hingga depan pabrik. Di halaman pabrik, daun-daun pepohonan telah berubah warna menjadi coklat diduga terkena paparan gas amonia.

Menurut keterangan Dede, satpam PT Danesja, saat ini operasional pabrik produksi es tersebut distop dikarenakan situasi belum kondusif.

"Sempat ada sekolompok warga datang ke sini bawa massa, jadinya kita takut kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan" katanya.

Dede mengatakan, pada saat kejadian, angin meniup gas ke arah depan pabrik, sehingga masyarakat di sekitar pabrik merasakan efeknya seperti sesak nafas.

"Bertiup angin ke arah depan kena ke perkampungan. Sebagian warga pada dirawat di rumah sakit," ujarnya.

Menurutnya, perusahaan tidak berani beroperasi karena masalah ini belum terselesaikan.

"Sampai sekarang juga masih mediasi dengan warga di kantor kelurahan. Untuk ambil jalan terbaiknya," tuturnya.

KAB. TANGERANG
Satgas Anti Rentenir Dibentuk di Tangerang, Cegah Warga Terjebak Pinjaman Ilegal

Satgas Anti Rentenir Dibentuk di Tangerang, Cegah Warga Terjebak Pinjaman Ilegal

Jumat, 11 September 2026 | 19:22

Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir resmi dibentuk oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill