Connect With Us

Tersisa 11 Korban Kebocoran Gas Pabrik Es Koang Jaya Tangerang Masih Dirawat, 2 Pasien di ICU

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 7 Februari 2024 | 18:23

Korban kebocoran gas pabrik es Koang Jaya, Karawaci, yang masih dirawat di rumah sakit di Kota Tangerang, Rabu 7 Februari 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Warga terdampak kebocoran gas pabrik es di Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang yang dirawat rumah sakit sudah mulai berkurang. Dari 55 orang yang sempat dirawat, kini tersisa 11 orang. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr Dini Anggraeni menuturkan, tersisa 11 pasien yang masih menjalani rawat inap.

Dua di antaranya masih di rawat di ICU RSU Kabupaten Tangerang dan RS Hermina. Sembilan pasien dirawat biasa di empat rumah sakit yakni RS Arrahmah, RSSA Karawaci, RSUD Kabupaten Tangerang dan RS Hermina Tangerang. 

“Alhamdulillah dari puluhan pasien yang dirujuk, saat ini sebagian besar kondisinya sudah pulih dan kembali ke rumah. Kondisi 11 pasien yang masih dirawat sudah ditangani tim medis dan dalam pantauan dokter, sampai dinyatakan sembuh dan kembali pulih,” jelasnya, Rabu 7 Februari 2024.

Dalam penanganan ini, perusahaan pabrik es tersebut bertanggung jawab sepenuhnya, termasuk biaya yang tidak tercover dengan asuransi kesehatan masyarakat atau BPJS.

Ia pun menjelaskan, dalam kejadian ini Dinkes Kota Tangerang bersama Puskesmas Karawaci Baru, Puskesmas Pabuaran dan Puskesmas Pasar Baru telah membuka posko kesehatan.

Tercatat, pasien yang ditangani dalam posko kesehatan tersebut sebanyak 45 warga. 

Mereka yang ditangani di posko merupakan warga terdampak dengan keluhan ringan, seperti sesak napas dan mata perih. 

"Pasca ditangani dengan obat-obatan dan instalasi farmasi yang tersedia, Alhamdulillah pulih tanpa perlu dirujuk,” katanya. 

Setelah insiden ini, Dinkes Kota Tangerang melalui tim Cageur Jasa akan melakukan penyisiran dan pengecekan kesehatan warga di sekitar pabrik es tersebut. 

“Lewat program Cageur Jasa, seluruh petugas kesehatan yang tersedia akan memastikan secara langsung kondisi kesehatan warga secara door to door,” tutupnya.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Kamis, 23 April 2026 | 18:53

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

SPORT
Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Senin, 27 April 2026 | 07:52

Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill