Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com- Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin menegaskan akan memberi instruksi untuk rute angkot melewati Mal Metropolis, Kota Tangerang.
"Aaya sudah mintakan ke Dinas Perhubungan untuk segera merealisasikannya agar Angkot masuk lagi ke sini, rencana minggu depan," ujar Nurdin saat dialog dengan pedagang komoditi kering Pasar Anyar, di Aula Kecamatan Tangerang pada Sabtu, 16 Maret 2024.
Menurut Nurdin, hal itu akan menambah keramaian di Mal Metropolis. Sebab, pelanggan Pasar Anyar memang kerap menggunakan angkot saat akan berbelanja.
"Kami telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas di lokasi relokasi," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Nurdin juga meminta agar para pedagang yang masih menolak untuk pindah agar segera pindah ke lokasi relokasi yang disediakan.
Padahal, kata Nurdin, Pemkot Tangerang telah menuruti keinginan pedagang untuk pindah ke lokasi yang tidak jauh dari Pasar Anyar, yakni Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan.
"Sesuai dengan permintaan waktu dialog, para pedagang ingin direlokasi ke Pasar Mambo yang tidak jauh dari Pasar Anyar, namun sudah disampaikan lokasi tersebut sempit," kata Nurdin.
Untuk itu, bagi para pedagang yang enggan relokasi ke Pasar Mambo, maka akan diarahkan untuk ke lokasi Mal Metropolis dan Plaza Shinta.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGMenyambut perayaan hari ulang tahunnya yang ke-70 pada 16 Juli 2026 mendatang, Danamon siap memanjakan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan rangkaian program penawaran spesial berskala besar.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau di lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang yang sudah berlangsung selama dua hari.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews