Connect With Us

Pedagang Pasar Anyar Akui Sempat Bingung saat Ingin Pindah ke Lokasi Relokasi

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 15 Maret 2024 | 11:49

Pj Wali Kota Tangerang Nurdin meninjau pedagang Pasar Anyar, Kamis, 14 Maret 2024, malam. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Sejumlah pedagang Pasar Anyar mengaku sempat mengalami kebingungan saat akan memindahkan barang-barang dagangannya ke lokasi relokasi.

Seperti yang dialami Salah satu pedagang daging Pasar Anyar Ahmad Faiz. Dia menyebut kesulitan saat akan memindahkan meja dagangannya.

"Saya kemarin juga sempat bingung gimana mindahin meja untuk jualan daging ini karena sangat berat," ujarnya.

Mengetahui itu, pihak pemerintah kota (Pemkot) Tangerang membantu dengan menyediakan alat berat aga proses pemindahan berjalan lancar.

"Kan untungnya ini dibantu memindahkan dengan alat berat. Jadi ya terbantulah," ungkapnya.

Ahmad Faiz juga mengapresiasi Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin yang ikut mendampingi dan mengawasi proses relokasi, serta mendengar aspirasi para pedagang.

"Ya saya apresiasi karena Pak Pj telah mendengarkan aspirasi kami para pedagang daging," ucapnya.

Hal senada juga diutarakan Agus, pedagang minuman di Pasar Anyar. Barang-barang berat di tempat berdagangnya telah dibantu dipindahkan ke lokasi relokasi.

"Tinggal sisa yang ringan-ringan saja untuk dipindahkan besok semoga siang atau sore sudah bisa terangkut semua biar bisa langsung jualan lagi," bebernya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Tangerang Nurdin menyatakan siap membantu proses pemindahan para pedagang ke lokasi relokasi, seperti menyediakan fasilitas, baik berupa alat maupun personel.

"Para pedagang yang sudah mengambil nomor juga sudah mulai berproses untuk melakukan pemindahan barang di tempat relokasi sementara yang telah ditentukan," kata Nurdin saat meninjau proses relokasi pada Kamis, 14 Maret 2024, malam.

Dalam kesempatan itu, Nurdin sekaligus bersilaturahmi dengan para pedagang serta mengakomodir apa saja yang dibutuhkan para pedagang dalam proses pindahan.

"Pemkot akan selalu siap membantu dan mendukung baik dari personil maupun peralatan-peralatan termasuk alat berat," pungkasnya.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill