Connect With Us

Janjian Lewat Medsos, 11 Remaja Hendak Perang Sarung Diciduk Polisi di Ciledug Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 22 Maret 2024 | 15:21

Polsek Ciledug memanggil orang tua para remaja yang diamankan saat hendak perang sarung menjelang sahur, Jumat 22 Maret 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Personel Polsek Ciledug, Polres Metro Tangerang Kota mengamankan 11 remaja yang hendak perang sarung saat menjelang sahur, pada Rabu 20 Maret 2024.

Kesebelas remaja usia belasan itu diamankan di Jalan Sukarela, Kelurahan Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten.

Mereka berinisial DMS, 15, HAS, 14, KA, 15, DR, 16, GDY, 15, FAL, 14, AGM, 14, MAI, 14, AS, 17, FY, 15, dan SI, 14.

"Bahwa sebelumnya beredar di media sosial (medsos) ada sekelompok anak remaja telah melakukan perang sarung di depan Masjid Jami Nurussalam, Jalan Sukarela," kata Kapolsek Ciledug Kompol Saiful Anwar, Jumat 22 Maret 2024.

Kemudian, Saiful menugaskan jajaran Polsek Ciledug untuk terjun ke lokasi tempat mereka janjian sekitar pukul 03.00 WIB.

"Saat anggota tiba di lokasi, mereka hendak perang sarung. Namun, rencana aksi mereka ini berhasil kita gagalkan,’’ ujarnya.

Dari tangan para remaja itu, polisi mengamankan barang bukti berupa ponsel dan sarung yang sudah diikat seperti lilitan kabel. Berdasarkan interogasi, mereka mengaku sengaja perang sarung karena telah janjian melalui medsos Instagram.

Polsek Ciledug kemudian memanggil para orangtua dari 11 remaja itu. Termasuk memanggil tokoh masyarakat setempat. Mereka diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak lagi melakukan perbuatan tersebut.

"Ke-11 remaja itu sudah kami pulangkan ke orangtuanya masing-masing dengan perjanjian secara tertulis agar ada efek jera,” jelas Saiful.

Sesuai atensi pimpinan, Saiful mengimbau kepada masyarakat dan orangtua agar memperhatikan anak-anaknya saat berada di luar rumah, terlebih di malam hari, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Mari bersama kita ajarkan anak-anak kita untuk melakukan aktivitas yang positif di usianya. Lebih baik mengaji, belajar ilmu agama atau membangunkan sahur dengan cara-cara yang baik. Yang terpenting pengawasan ketat, pukul 10.00 WIB malam pastikan anak-anak harus sudah di rumah,”pungkasnya.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

KAB. TANGERANG
Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Rabu, 10 Juni 2026 | 21:31

Kenaikan harga yang terjadi pada bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax memunculkan keluhan dari sebagian warga Kabupaten Tangerang.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill