Program MBG Berpotensi Merugi Rp1,27 T Per Pekan Gegara Makanan Terbuang
Rabu, 25 Februari 2026 | 14:55
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami kerugian akibat makanan terbuang mencapai Rp1,27 triliun setiap pekan.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah warga resah dengan kabel menjuntai dan tiang listrik miring di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Sabtu 27 April 2024.
Komeng, 49, juru parkir dekat lokasi menganggap kondisi kabel yang menjuntai dan semrawut tersebut berbahaya serta rawan menyebabkan kecelakaan lalu lintas bagi pengguna jalan
"Yang saya takutkan nanti kalau ada yang tersandung atau terjerat kabel dalam kondisi kecepatan tinggi, bisa mengakibatkan kecelakaan," katanya.
Gunawan seorang driver ojek online (ojol) mengeluhkan hal yang sama. Menurutnya banyak kabel yang kondisinya menjuntai sampai nyaris menyentuh tanah di Jalan Teuku Umar, khususnya di depan McDonald's Shinta Karawaci.
Kabel tersebut sempat tersangkut di atap truk yang lewat, sehingga sopir harus berhenti dan merapihkannya.
"Banyak banget tadi saya lihat kendaran besar berhenti untuk menghindari kabel menjuntai, yang pasti demi keselamatan masing-masing," ujarnya.
Ia berharap Pemerintah Kota Tangerang segera melakukan tindakan tegas kepada perusahaan yang tidak memperhatikan kabel-kabel listrik ataupun fiber optik ini.
"Karena berdampak kepada masyarakat umum khususnya pengendara sepeda motor, bisa jatuh gara-gara kena kabel," tegas Gunawan.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami kerugian akibat makanan terbuang mencapai Rp1,27 triliun setiap pekan.
TODAY TAGLayanan berbagi video milik Google, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan secara global pada Rabu, 18 Februari 2026, pagi sekitar pukul 08.00 WIB.
Jejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama hampir dua dekade terakhir telah menjadi simbol penting demokrasi lokal di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews