Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com- Tim nasional (Timnas) Indonesia berhasil melaju ke babak semifinal Piala Asia U-23 usai menumbangkan Korea Selatan.
Pada babak semifinal, kesebelasan Garuda Muda akan menghadapi Uzbekistan di Stadion Abdullah bin Khalifa, Qatar.
Untuk itu, Timnas membutuhkan dukungan dari segenap masyarakat Indonesia, baik yang menonton langsung di stadion, maupun melalui siaran langsung.
Beberapa tempat di Kota Tangerang ikut mengadakan kegiatan nonton bareng (nobar), biasanya di kafe maupun warung-warung. Tak hanya itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang juga ikut memfasilitasi nobar bagi warga yang ingin mendukung Timnas Indonesia bertanding.
"Nobar ini sebagai upaya mendukung timnas agar lolos ke babak final dan menjadi juara pada Piala Asia U-23," ujar Asisten Administrasi Umum Wahyudi Iskandar, Minggu, 28 April 2024.
Nobar yang digelar oleh Pemkot Tangerang bertempat di Taman Elektrik, Puspem Kota Tangerang, pada Senin, 29 April 2024, sekira pukul 21.00 WIB.
Namun, masyarakat diminta agar menjaga ketertiban dan kebersihan di Taman Elektrik selama kegiatan nobar berlangsung hingga selesai.
"Meriahkan juga dengan menggunakan baju timnas apabila memiliki, atau baju merah dan putih agar semakin semangat mengawal timnas hingga akhir," pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGMulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews