Connect With Us

Warga Bekasi Ditangkap Bawa Kabur Perhiasan Emas Senilai Rp100 juta dari Toko di Jatiuwung Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 8 Mei 2024 | 17:08

Pria asal Bekasi ditangkap warga karena membawa kabur emas dari toko mas di Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu 8 Mei 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria ditangkap dan nyaris diamuk massa lantaran membawa kabur perhiasan dari Toko Emas Benua Jaya, Jalan Prabu Siliwangi, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.

Awalnya, pelaku bernama Asem, 30, warga Kecamatan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, datang ke toko emas tersebut pada Minggu 5 Mei 2024.

Ia melihat-lihat gelang dan kalung masing-masing seberat 50 gram dengan kadar 90 persen.

Keesokan harinya, pada Senin 6 Mei 2024, sekitar pukul 20.15 WIB, pelaku kembali datang dan menanyakan dua perhiasan yang sebelumnya ia lihat.

Karyawan toko bernama lalu Silvy memberikan gelang dan kalung emas tersebut.

"Lalu, pelaku bilang mau foto dulu gelang dan kalungnya. Namun, tiba-tiba pelaku malah membawa kabur emas tersebut dengan lari ke arah Jalan Alam Permai," ujar Kapolsek Jatiuwung Kompol Doni Bagus Wibisono, Rabu 8 Mei 2024.

Karyawan toko pun langsung meneriaki pelaku. Warga sekitar yang mendengar kemudian mengejar hingga berhasil menangkap pelaku.

Pelaku nyaris diamuk warga yang emosi, namun berhasil dicegah aparat Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang yang datang ke lokasi.

"Saat digeledah ternyata pelaku menyembunyikan perhiasan emas itu di dalam sepatu yang dipakainya, selain itu pelaku membawa senjata api mainan jenis korek di dalam tas pinggang warna hitam miliknya," ujar Doni.

Dari tangan pelaku diamankan gelang dan kalung emas 50 gram senilai Rp100 juta dan satu pucuk pistol korek api jenis FN warna hitam. Pelaku kini telah diamankan di Polsek Jatiuwung guna pengusutan lebih lanjut. 

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill