3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TANGERANGNEWS.com-Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XI Banten telah berakhir dengan kontingen Kota Tangerang keluar sebagai juara umum, Kamis, 13 Juni 2024.
Kota Tangerang berhasil mengumpulkan total 235 medali, terdiri dari 94 medali emas, 74 perak, dan 67 perunggu.
Perolehan ini merupakan sejarah baru lantaran kali pertamanya Kota Tangerang meraih juara umum sejak berdirinya Provinsi Banten.
Sementara di posisi kedua ditempati Kota Tangerang Selatan, yang mengumpulkan 206 medali (63 emas, 64 perak, dan 79 perunggu). Lalu, disusul Kabupaten Tangerang berada di posisi ketiga dengan 138 medali (46 emas, 41 perak, dan 51 perunggu).
Selanjutnya, Kota Cilegon menduduki posisi keempat dengan 106 medali, diikuti oleh Kota Serang dengan 98 medali.
Posisi keenam ditempati oleh Kabupaten Lebak dengan 86 medali, kemudian Kabupaten Serang dengan 62 medali, dan Kabupaten Pandeglang di posisi terakhir dengan 62 medali.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang menyatakan, pencapaian ini sangat luar biasa lantaran berhasil meraih selisih 31 medali emas lebih banyak dibandingkan Kota Tangerang Selatan yang berada di posisi kedua.
Kaonang menyebut, Kota Tangerang di POPDA XI Banten berhasil memutus dominasi Kota Tangsel selama dasawarsa.
"Bukan soal menjadi tuan rumah pasti juara umum, Kabupaten Tangerang pernah jadi tuan rumah tapi yang menang Kota Tangsel, begitu juga Kota Serang," tegas Kaonang, usai gelaran penutupan POPDA XI Banten berlangsung, di Stadion Benteng Reborn.
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TODAY TAGAksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews