Connect With Us

RSUD Kabupaten Tangerang Bantah Tolak Linda

| Jumat, 17 Juni 2011 | 00:04

Mahasiswa Demo RSUD Kabupaten Tangerang dan Pemkot Tangerang. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang membantah telah menolak pasien miskin Linda Wahyuningsih, 21, warga Jalan Panglima Polim Gang Kumpisinin No.146, RT 06/ 02, Kelurahan Poris Plawad Utara, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, ketika berobat di RSU karena menderita pendarahan pasca melahirkan.
 
Direktur RSU Tangerang dr. Mamahit menjelaskan kronologis yang terjadi, setelah melahirkan Linda kembali masuk RSU karena inveksi pada rahimnya pada tanggal 7 Juni.  Namun Linda tidak mendaftar sebagai pasien kartu multi guna. Kemudian pada Jumat tanggal 10 Juni, suaminya Slamet ingin Linda dipulangkan dan baru menyerahkan SK parsial sebagai pengganti kartu multiguna dari Kelurahan kepada pihak adminsitrasi.
 
“Namun SK ini harus diproses dulu agar bisa meminta tagihan biaya perawatannya kepad Dinas Kesehatan. Karena baru bisa diproses pada hari Senin, kita meminta kepada keluarga Linda agar tetap dirawat dulu sampai proses SK ini selesai. Tapi, Slamet menolak dan memaksa agar Linda tetap dipulangkan. Akhirnya kita membiarkannya pulang karena tidak bisa memaksanya dan Slamet pun membayar dengan uang yang sudah dia sediakan,” katanya.
 
Sebelumnya, kata Mamahit, perawat telah memberitahukan dampak yang akan terhadi terhadap Linda jika ia tidak dirawat. Namun, pihak keluarga Linda tidak mengindahkan. “Linda menderita infeksi pada rahimnya karena kandung kemihnya terisi 2000 cc air dan ini sudah pada stadium infeksi secara menyeluruh. Hal ini kemungkinan terjadi karena Linda kekurangan gizi atau lingkungannya yang kurang bersih pasca melahirkan. Kita sudah beritahukan resiko yang bisa terjadi kepada keluarga,” terangnya.
 
Menurutnya, dalam prosedur di RSU, pasien yang dalam kodnisi yang memprihatikan tidak tetap akan dirawat, baik yang tidak memiliki kartu multiguna ataupun tidak. Sementara masalah pembayaran bisa dilakukan belakangan setelah proses administrasi selesai. “Jadi sistem klinis dan administrasi itu berbeda. Pasien akan tetap di rawat dulu, dan maslah administrasi bisa diurus belakangan. Intinya keselamatan pasien kita utamakan dulu,” katanya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Lily Indrawati mengatakan bahwa, Linda bukanlah pemegang kartu multiguna. Ia sendiri selama ini tidak terdaftar sebagai peserta kartu multiguna. “Selama ini dia tidak pernah mendaftarkan diri untuk kartu multiguna. Kartu yang ia pegang itu milik orang tuanya. Tapi kalau dia punya SK parsial tetap bisa diproses untuk berobat gratis,” tuturnya.(RAZ)

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill