Connect With Us

Sebabkan Ribuan Kematian Tiap Tahunnya, Simak 6 Tips Cegah Penularan Penyakit TBC

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 24 Juli 2024 | 10:42

Ilustrasi pasien penderita Tuberkulosis (TBC) (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com-Penyakit Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Penyakit ini umumnya menyerang sistem pernapasan, terutama paru-paru, namun juga bisa mempengaruhi organ lain seperti tulang, ginjal, dan otak.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni, bakteri penyebab TBC ditularkan melalui percikan ludah dari orang yang terinfeksi saat berbicara, batuk, atau bersin.

"Meskipun saat ini lebih mudah diobati, penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan global dan menyebabkan ribuan kematian setiap tahunnya," kata dr. Dini pada Selasa, 23 Juli 2024.

Berikut tips untuk mencegah penularan penyakit TBC.

1. Hindari Kontak Dengan Orang yang Terinfeksi

Jika ada teman atau anggota keluarga yang terinfeksi, hindari berdekatan dengan mereka, terutama saat mereka batuk atau bersin.

2. Jangan Berbagi Barang Pribadi

TBC bisa menyebar melalui udara dan benda-benda yang terkontaminasi. Jangan berbagi barang pribadi seperti sikat gigi, handuk, atau pakaian dengan orang lain.

3. Jaga Daya Tahan Tubuh

Konsumsi makanan sehat, rutin berolahraga, dan cukup istirahat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

4. Gunakan Masker di Tempat Umum

Saat berada di tempat umum yang ramai seperti transportasi umum atau pasar, pakailah masker untuk mengurangi risiko terpapar Mycobacterium tuberculosis.

5. Ikuti Pengobatan Sesuai Anjuran Dokter

Jika terdiagnosis TBC, ikuti pengobatan yang diberikan oleh dokter hingga tuntas. Jangan berhenti minum obat meskipun gejala sudah hilang untuk mencegah bakteri tetap hidup dan menyebabkan infeksi yang lebih parah.

6. Segera Periksakan Diri Jika Mengalami Gejala

Jika mengalami gejala seperti batuk berkepanjangan, sesak napas, demam, atau kelelahan yang tidak kunjung hilang, segera periksakan diri ke dokter untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat. 

BANTEN
Asap Karhutla Terdeteksi Masuk Banten, BMKG Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar

Asap Karhutla Terdeteksi Masuk Banten, BMKG Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:51

Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai terdeteksi masuk ke wilayah Banten hingga Jakarta sejak Jumat, 16 Oktober 2026.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill