Connect With Us

Pencari Kerja Wajib Tahu, Ini 10 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan saat Ikut Job Fair

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 13 Agustus 2024 | 12:29

Terlihat suasana ramai di bursa job fair yang digelar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) di Mall Metropolis Town Square, Kota Tangerang, (24/7/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com- Menghadiri job fair adalah kesempatan yang baik untuk mencari pekerjaan. Selain itu, banyak perusahaan menggelar lowongan besar-besaran melalui adanya Job Fair.

Salah satunya seperti Job Fair 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang.

Diketahui, Disnaker menggelar Job Fair dalam rangka HUT ke-79 Republik Indonesia, dengan menyediakan 10.237 lowongan dari 51 perusahaan di tujuh sektor usaha selama dua hari, 14 hingga 15 Agustus 2024, di Mal Metropolis Town Square, Kota Tangerang.

Sebelum mengikuti Job Fair, terdapat beberapa barang dan dokumen yang sebaiknya dibawa saat menghadiri job fair. Antara lain:

1. Surat Lamaran Kerja

2. Curriculum Vitae (CV) atau Resume

3. Portofolio

4. Ijazah dan Transkrip Nilai

5. Sertifikat

6. Pasfoto

7. Foto Full Body (opsional)

8. Handphone dan Charger

9. Alat Tulis dan Catatan

10. Amplop atau Map

11. Saputangan dan Hand Sanitizer

12. Botol Air Minum dan Snack Ringan

13. Kartu Nama (opsional)

Tak hanya itu, terdapat beberapa beberapa hal yang perlu dihindari agar kunjungan diharapkan membawa hasil yang baik. 

Berikut ini 10 hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat menghadiri job fair seperti dilansir dari kanal YouTube Handian Ardiaga H.N, Selasa, 13 Agustus 2024.

1. Datang Tanpa Tujuan Jelas

Jangan datang ke job fair tanpa memiliki tujuan yang jelas. Tentukan apakah Anda ingin mencari informasi atau melamar pekerjaan tertentu. Siapkan daftar perusahaan yang ingin Anda kunjungi dan posisi yang Anda incar.

2. Terlambat

Meskipun job fair biasanya berlangsung sepanjang hari, usahakan datang lebih awal. Dengan begitu, Anda memiliki lebih banyak waktu untuk menjelajahi berbagai stand tanpa terburu-buru.

3. Penampilan Kurang Profesional

Penampilan adalah hal pertama yang dilihat oleh perekrut. Kenakan pakaian yang rapi dan sesuai, karena ini menunjukkan keseriusan Anda dalam mencari pekerjaan.

4. Kurang Lengkapnya Berkas yang Dibawa 

Pastikan Anda membawa berkas-berkas penting seperti CV, ijazah, dan sertifikat dalam jumlah yang cukup. Jangan sampai kesempatan Anda hilang hanya karena dokumen tidak lengkap.

5. Tidak Menguasai Tahap Rekrutmen 

Pahami proses rekrutmen secara umum. Ada kemungkinan Anda akan diwawancara secara mendadak di tempat, jadi persiapkan diri untuk hal tersebut.

6. Bersikap Pasif

Jangan hanya berjalan-jalan tanpa tujuan di job fair. Aktiflah dalam mencari informasi, berbicara dengan perekrut, dan mengikuti presentasi yang diadakan.

7. Mudah Terprovokasi atau Memprovokasi 

Hindari dipengaruhi oleh teman atau mencoba mempengaruhi mereka dalam hal yang tidak relevan. Fokuslah pada tujuan pribadi Anda saat menghadiri job fair.

8. Mengabaikan Lowongan Lain

Jangan hanya mengandalkan job fair. Tetap pantau lowongan kerja di platform online atau sumber lainnya agar tidak melewatkan kesempatan lain.

9. Menunggu Hasil Lamaran Secara Pasif  

Setelah job fair selesai, jangan hanya menunggu panggilan. Cari tahu lebih lanjut tentang perusahaan yang Anda lamar, dan lamar kembali melalui jalur resmi lainnya.

10. Tidak Memikirkan Alternatif

Jika job fair tidak memberikan hasil yang diharapkan, pikirkan langkah selanjutnya. Jangan menyerah hanya karena satu job fair tidak sesuai dengan harapan Anda.

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, Anda bisa memaksimalkan kesempatan yang ada di job fair dan meningkatkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan.

PROPERTI
Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria

Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria

Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13

Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.

KAB. TANGERANG
Maesyal Rasyid Minta Politeknik Ismet Iskandar Juga Dibangun di Kabupaten Tangerang

Maesyal Rasyid Minta Politeknik Ismet Iskandar Juga Dibangun di Kabupaten Tangerang

Minggu, 3 Mei 2026 | 13:53

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menghadiri peluncuran awal Politeknik Ismet Iskandar Indonesia yang berlokasi di kawasan CBD Karang Tengah, Kota Tangerang, Sabtu, 2 Mei 2026.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANTEN
Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Jumat, 1 Mei 2026 | 12:38

PT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill