Connect With Us

Dwi Nopriadi Gandeng Komunitas Masjid, Santuni 40 Anak Yatim di Benda Tangerang 

Redaksi | Rabu, 11 September 2024 | 21:11

Kepala Samsat Cikokol Dwi Nopriadi Atma Wijaya menyantuni anak yatim di Masjid Al Mujahidin, Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Rabu 11 September 2024. (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com - Kepala Samsat Cikokol Tangerang, Dwi Nopriadi Atma Wijaya menggelar santunan anak yatim piatu pada Rabu, 11 September 2024. 

Acara ini ialah bagian dari program sosial yang rutin diadakan untuk memberikan bantuan kepada anak-anak yatim di wilayah kerja Samsat Cikokol, Kota Tangerang.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan bulanan santunan anak yatim piatu dengan jumlah penerima sebanyak 40 orang anak,” ujar Dwi Nopriadi. 

Ia menambahkan bahwa santunan ini adalah salah satu bentuk kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim yang memerlukan dukungan, baik secara finansial maupun moral.

Acara yang diselenggarakan di Masjid Al Mujahidin, Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang ini, terlaksana berkat kerja sama dengan Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (Prima DMI) Kota Tangerang. 

Sinergi antara lembaga pemerintah dan komunitas masjid ini, kata mantan aktivis HMI ini diharapkan dapat menjadi contoh positif dalam membangun kebersamaan serta solidaritas sosial di masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, tampak wajah-wajah bahagia para anak yatim piatu. Mereka tidak hanya menerima bantuan finansial berupa uang tunai, tetapi juga terlibat dalam percakapan santai dan penuh kehangatan dengan Dwi Nopriadi dan para panitia. Rasa gembira tampak jelas dari keceriaan mereka saat diajak berbincang dan berbagi cerita.

Selain bantuan uang tunai, anak-anak yatim piatu tersebut juga menerima sejumlah bingkisan yang diserahkan langsung oleh Dwi Nopriadi. 

Bingkisan tersebut merupakan bentuk apresiasi dan perhatian lebih, dengan harapan dapat meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, semangat dan motivasi anak-anak yatim piatu dapat terus tumbuh, sehingga mereka memiliki optimisme dalam meraih masa depan yang cerah,” lanjut Dwi.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari masyarakat luas untuk terus peduli terhadap mereka yang membutuhkan, terutama anak-anak yang kehilangan orang tua dan membutuhkan bimbingan serta perhatian. Kegiatan sosial semacam ini, diharapkan dapat terus berlanjut sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, acara ini tidak hanya menjadi momen berbagi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara masyarakat dengan lembaga pemerintah dan organisasi kemasyarakatan. 

"Dengan kolaborasi yang kuat seperti ini, diharapkan kesejahteraan sosial di Kota Tangerang dapat terus meningkat, khususnya bagi mereka yang kurang beruntung," ujarnya. 

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

BISNIS
GIIAS 2026 Dibuka Besok di ICE BSD, Cek Harga Tiket, Akses Jalan dan Titik Parkir

GIIAS 2026 Dibuka Besok di ICE BSD, Cek Harga Tiket, Akses Jalan dan Titik Parkir

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:02

Pameran otomotif terbesar di Indonesia, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kembali hadir di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Kabupaten Tangerang, pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill