Connect With Us

Nurdin Galakkan Stop Kekerasan Anak Jadi Gerakan Bersama di Kota Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 17 Oktober 2024 | 08:32

Pj Wali Kota Tangerang Nurdin saat memberikan arahan di Plaza Puspem Kota Tangerang, Rabu, 16 Oktober 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam memperkuat perlindungan bagi perempuan dan anak. 

Sejak tahun 2017, Pemkot Tangerang telah membentuk Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) di 13 kecamatan dengan melibatkan ratusan personel terlatih. 

"Selain Satgas PPA, Pemkot Tangerang juga menghadirkan program Sistem Layanan Cepat Pengaduan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (SILACAK PERAK) dan layanan lainnya yang dapat diakses secara gratis oleh seluruh masyarakat di Kota Tangerang," beber Nurdin di Plaza Puspem Kota Tangerang pada Rabu, 16 Oktober 2024.

Menurutnya, menghentikan kekerasan terhadap anak bukan hanya tugas pemerintah semata, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan semua elemen masyarakat. 

"Sehingga, tidak terjadi lagi kasus kekerasan terhadap anak, khususnya di Kota Tangerang. Ayo! Bersama kita wujudkan kota yang semakin nyaman dan aman bagi semua," tegas Nurdin.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Tihar Sopian menambahkan, Pemkot Tangerang juga menjalankan Gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat.

Gerakan ini bertujuan untuk mencegah kekerasan terhadap anak serta memberikan respons cepat ketika kasus kekerasan terjadi.

"Satgas PPA dengan ratusan personel merupakan orang-orang yang terlatih, mulai dari satgas lapangan, manager kasus, psikolog, konselor hingga konsultan hukum dan admin," jelas Tihar.

Lebih lanjut, Tihar menjelaskan bahwa SILACAK PERAK adalah layanan digital yang memudahkan masyarakat dalam melaporkan kekerasan terhadap perempuan dan anak. 

Layanan ini bisa diakses melalui laman https://bit.ly/layananPPA, di mana masyarakat dapat dengan cepat melaporkan kasus kekerasan dan mendapatkan perlindungan serta pemenuhan hak pemulihan.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:09

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.

KAB. TANGERANG
20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:13

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill