Connect With Us

Polres Metro Tangerang Buka Posko Pengaduan Korban Ditabrak Truk Kontainer

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 31 Oktober 2024 | 19:37

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengecek truk kontainer yang tabrak sejumlah pengendara karena kabur dari kejaran massa, Kamis 31 Oktober 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Polres Metro Tangerang Kota membuka pokso pengaduan bagi korban yang ditabrak truk kontainer di Kota Tangerang.

"Kami membuat posko pengaduan di Unit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota, apabila ada masyarakat yang mengetahui atau menjadi korban dari truk ini," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Kamis 31 Oktober 2024.

Selain itu, masyarakat juga bisa memberikan informasi lewat Whatsapp pengaduan Polres di nomor 0822-1111-0110.

Seperti diberitakan, satu unit mobil kontainer menabrak banyak motor dan mobil saat mencoba kabur usai terlibat kecelakaan di Kota Tangerang, Kamis 31 Oktober 2024, sore.

Berdasarkan informasi, sopir kontainer yang diduga dalam keadaan mabuk itu awalnya menabrak motor di kawasan Graha Raya, CIledug. Namun bukanya berhenti, sopir malah tancap gas melarikan diri.

Truk tersebut baru berhasil dihentikan di Tugu Adipura, depan Kodim 0506 Tangerang, Jalan Veteran, Kota Tangerang.

Puluhan massa yang emosi langsung melampiaskan kemarahannya dengan merusak truk dan menghajar sopirnya.

Kapolres menambahkan, jumlah korban yang terdata sementara ada tiga orang pengendara motor yang dirawat di Rumah Sakit EMC Cipondoh, serta satu kendaraan taksi. "Kami masih mengecek ke sejumah rumah sakit untuk memastikan jumlah korban," terangnya.

Sementara kondisi sopir truk tengah dirawat di IGD karena dihajar massa yang mengamuk.

"Sopir diamuk massa karena tidak mau berhenti. Untung petugas kami cepat datang, sehingga sopir berhasil dievakuasi ke RS. Bahkan ada yang mau siram pakai bensin, tapi bisa dicegah," katanya.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Tinjau Pabrik Motor Listrik di Tangerang, Wapres Gibran Tegaskan Kurikulum Harus Nyambung dengan Industri EV

Tinjau Pabrik Motor Listrik di Tangerang, Wapres Gibran Tegaskan Kurikulum Harus Nyambung dengan Industri EV

Kamis, 30 Juli 2026 | 22:31

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya memperkuat keterkaitan (link and match) antara dunia pendidikan dan industri, guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang adaptif terhadap teknologi masa depan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill