Connect With Us

Kesaksian Warga saat Kejar Truk Kontainer Ugal-ugalan di Tangerang

Yanto | Jumat, 1 November 2024 | 10:55

Truk kontainer diamuk massa usai melarikan diri hingga menabrak puluhan pengendara di Tugu Adipura, Kota Tangerang, Kamis 31 Oktober 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah pengendara menjadi korban tabrak lari truk kontainer yang kabur saat dikejar massa di Kota Tangerang, Kamis 31 Oktober 2024.

Alan, 42, pengemudi ojek online (ojol) menceritakan kronologi awal kejadian tersebut. Pada saat itu truk dengan kecepatan tinggi menabrak pengendara sepeda motor dan roda empat, kemudian melarikan diri.

Truk tersebut kabur mulai dari daerah Graha Raya, Ciledug ke arah Kota Tangerang.

"Truk itu ngebut, lalu ada orang berteriak 'tolong, tolong kejar truk itu!'  Dia habis nabrak orang, saya panik dan saya ikut ngejar," ujar Alan.

Selanjutnya, usai melakukan pengejaran truk kontainer tersebut bukannya berhenti, akan tetapi menambah gas kendaraannya hingga terjadilah beberapa korban luka-luka.

"Dia tidak berhenti, malah tambah gas dan banyak korban berjatuhan tadi saya lihat, pokoknya banyak banget tadi yang saya lihat," katanya.

Truk berhasil dihentikan pada saat menabrak mobil taksi di Bundaran Tugu Adipura, Kota Tangerang.

"Tadi saya lihat truk itu nabrak mobil taksi, lalu massa ngumpul melempari sopir truk tersebut. Akhirnya warga sekitar geram dan melakukan kekerasan terhadap sopir truk," tambah Alan.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkapkan data sementara dari korban lakalantas tersebut berjumlah tujuh orang yang mengalami luka-luka.

"Ketujuh korban terdiri dari empat pengendara sepeda motor, satu pengemudi mobil dan satu pejalan kaki, termasuk satu pelaku sopir truk berinisial JFN," ujarnya, Jumat 1 November 2024.

Data tersebut merupakan hasil pengecekan di 4 rumah sakit, yang ada di Kota Tangerang antara lain, Rumah Sakit EMC, Rumah Sakit Sari Asih Cipondoh, RSUD Kota Tangerang dan RSUD Kabupaten Tangerang.

"Jadi tidak benar adanya informasi yang mengatakan ada 30 korban dan ada yang meninggal dunia," tegas Kapolres. 

Sedangkan kerusakan materil akibat peristiwa ini yakni 10 unit mobil dan 6 unit sepeda motor.

Zain menjelaskan pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap pemilik dan penerima barang ekspedisi truk tersebut. Namun untuk muatan barang yang ada di dalam kontainer truk, polres belum bisa membukanya.

"Saat ini kami masih proses pemanggilan untuk melihat muatan barang," paparnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KAB. TANGERANG
Diduga Gegara Jalan Rusak, Pemilik Warung Makan Tewas Terlindas Truk di Kawasan Industri Akong Cadas Sepatan

Diduga Gegara Jalan Rusak, Pemilik Warung Makan Tewas Terlindas Truk di Kawasan Industri Akong Cadas Sepatan

Rabu, 5 Agustus 2026 | 10:00

Seorang perempuan berinisial P, 45, pemilik warung makan di kawasan Industri Akong Cadas, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, meninggal dunia setelah terlindas truk saat mengendarai sepeda motor, Rabu 5 Agustus 2026, pagi.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill