Connect With Us

Ratusan Ustazah Pimpinan Majelis Taklim se-Kota Tangerang Siap Menangkan Andra Soni Jadi Gubernur Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 14 November 2024 | 13:56

Calon Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri deklarasi dukungan ratusan ustazah ibu-ibu pimpinan Majelis Taklim di Kota Tangerang, Kamis 14 November 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Ratusan ibu-ibu pimpinan (ustazah) Majelis Taklim di Kota Tangerang mendukung Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut 2, Andra Soni-Dimyati Natakusumah. 

Deklarasi dukungan dilakukan di Rumah Makan Kenjang, Poris Plawad Utara, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis 14 November 2024. 

"Bismillahirrahmanirrahim, kami seluruh ustazah pimpinan majelis taklim se-Kota Tangerang Berjanji, demi Allah, kami siap mendukung dan memenangkan Bapak Andra Soni dan Bapak Dimyati Natakusumah, untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, semoga Allah SWT meridhoi niat kita semua, Amiiin ya robbal alamin," kata Hodijah, perwakilan ustazah.

Panitia acara, Yayah Suriah mengajak seluruh ibu-ibu Majelis Taklim yang hadir untuk mendoakan Andra Soni-Dimyati untuk memenangkan Pilgub Banten 2024.

“Kita doakan bapak (Andra Soni) panjang umurnya, semua hajat dikabulkan, segala cita-citanya dan disehatkan oleh Allah SWT, Amin,"  katanya.

Dia menegaskan kedatangan ratusan para ibu-ibu Majelis Taklim se-Kota Tangerang ini sudah memiliki satu visi dan satu tujuan, untuk memenangkan pasangan nomor urut 2 Andra Soni-Dimyati Natakusumah.

“Kita akan menangkan Bapak Andra Soni pada tanggal 27 November 2024," jelasnya.

Sementara itu, Calon Gubernur Banten nomor urut 2 Andra Soni menyampaikan terima kasih atas dukungan tersebut. Ia mengaku akan menjaga amanah masyarakat jika terpilih menjadi Gubernur Banten.

“Terima kasih atas dukungan ini. Semoga langkah kita bersama membawa keberkahan, kebaikan untuk Banten kedepan,” ucapnya. 

Kata Andra, pemimpin Banten ke depan harus adil terhadap seluruh masyarakat, tidak boleh ada satupun yang tertinggal.

Untuk itu, pembangunan Banten kedepan harus lebih merata. Ia optimis ini bisa terlaksana dengan catatan tidak korupsi.

“Banten itu harus merata pembangunannya, tapi semua itu baru bisa tercapai kalau pemerintahannya tidak korupsi,” katanya. 

Menurutnya, tidak akan pernah ada pemerintahan yang berhasil jika masih ada praktik korupsi. “Korupsi bukan hal sederhana, dampak korupsi itu benar-benar sangat sistematis dan merusak,” ucapnya. 

Ketua DPRD Banten periode 2019-2024 ini mengungkap, sejumlah masalah Banten yang akan menjadi perhatiannya untuk diselesaikan.

Pertama, masalah kemiskinan Banten yang menduduki posisi kelima tertinggi di Pulau Jawa. Kemiskinan muncul akibat masalah berikutnya yaitu pengangguran Banten yang juga masih tinggi. 

“Kenapa ada pengangguran, ini ada karena masalah lainnya yaitu masalah SDM. Rata-rata lama sekolah warga Banten masih kelas 3 SMP, kalau rata-rata SMP wajar kalau ngelamar pekerjaan kalah bersaing sama lulusan SMA,” ucapnya. 

Untuk itu, dirinya menggagas program sekolah gratis SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta. Selain peningkatan SDM, program ini juga akan berdampak pada penekanan angka pengangguran dan kemiskinan. 

“Seperti kita ketahui pendidikan upaya manusia untuk lepas dari kebodohan, lepas dari kemiskinan. Betul SMA/SMK negeri sudah gratis, kita beruntung. Nanti kami akan perluas sampai yang swasta juga bisa digratiskan,” jelasnya.

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

KAB. TANGERANG
Kebutuhan Tinggi, Kementerian PKP Segera Bangun 2.539 Rumah di Kabupaten Tangerang

Kebutuhan Tinggi, Kementerian PKP Segera Bangun 2.539 Rumah di Kabupaten Tangerang

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:11

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berupaya mempercepat realisasi penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:34

Suasana kawasan pemukiman padat penduduk di sekitar Jalan Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, mendadak mencekam pada Minggu pagi, 26 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill