Connect With Us

Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Kejari Kota Tangerang Gelar Pasar Murah

Redaksi | Jumat, 6 Desember 2024 | 11:48

Kejari Kota Tangerang menggelar Gerakan Pasar Murah dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia 2024. (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2024. 

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Tangerang, Made Suarja Teja Buana, menjelaskan rangkaian kegiatan tersebut meliputi senam bersama, pasar murah, dan pemberian bantuan kepada anak yatim piatu.

"Dalam kegiatan pasar murah, kami memberikan makanan bergizi dan sehat, seperti susu dan nasi kotak, kepada anak-anak yatim piatu," ujar Made.

Pada acara Harkodia 2024 juga diselipkan sesi diskusi atau sosialisasi terkait ‘Kenali Hukum Jauhi Hukuman’ dengan narasumber Jaksa, Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang dan Ketua Pokja WHTR. 

“Kejaksaan Negeri Kota Tangerang juga membawa inovasi baru, setelah edukasi hukum terus digaungkan dengan Jaksa Menyapa atau Jaksa Masuk Sekolah. Di tahun 2025, akan ada Jaksa Sahabat Media untuk mengawal pembangunan, perekonomian bahkan pangan di Kota Tangerang,” katanya.

Lebih lanjut, Made menjelaskan rencana Kejari Kota Tangerang untuk tahun 2025, yaitu program Jaksa Sahabat Media. Program ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama dengan media dalam mengawal pembangunan, perekonomian, dan ketahanan pangan di Kota Tangerang.

"Kerjasama dengan media sangat penting. Kami ingin menunjukkan bahwa Kejari tidak hanya berfokus pada penuntutan, tetapi juga pada edukasi masyarakat untuk mencegah korupsi, baik di lingkungan BUMN, BUMD, maupun lingkungan kita sendiri," tegas Made.

Kejari Kota Tangerang juga berkomitmen untuk memberikan contoh pengelolaan anggaran yang baik dan benar sebagai role model bagi Kota Tangerang dan seluruh stakeholder OPD Pemerintah Daerah. 

Terkait pengaduan masyarakat, Made menyatakan Kejari Kota Tangerang membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat Kota Tangerang untuk menyampaikan pengaduan atau laporan.

"Setiap laporan akan ditindaklanjuti. Kami akan memanggil pelapor untuk klarifikasi guna memastikan kebenaran informasi yang disampaikan," pungkas Made.

Terkait dengan pasar murah yang digelar bertujuan untuk menstabilkan harga pangan, khususnya di akhir tahun 2024 melalui kerjasama dengan UMKM lokal.

Dalam kegiatan Bazar Murah, Kejaksaan Negeri Kota Tangerang berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Panan (DKP) Kota Tangerang. Yakni, dengan membuka sejumlah stand komoditi atau bahan pokok dengan harga lebih murah dibanding pasaran. 

Kepala Bidang Ketersediaan Distribusi dan Kerawanan Pangan Endang Zahri Ahmad menyatakan, dalam kegiatan ini DKP Kota Tangerang menyediakan, Bulog dengan paket beras 5 kilogram, minyak dan gula dengan harga Rp91 ribu. 

“Ini adalah agenda rutin DKP Kota Tangerang yang siap berkolaborasi dengan siapa pun, untuk sama-sama menekan inflasi, menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok. Tak terkecuali, memberikan kemudahan aksebilitas pangan bagi masyarakat,” tutupnya.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill