Connect With Us

Cegah Perundungan, Kemenag Kota Tangerang Ajak Pelajar Teladani Akhlak Nabi  

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 13 Desember 2024 | 20:52

Kementerian Agama Kota Tangerang menggelar acara Penyuluhan Pencegahan Perundungan di Lingkungan Pendidikan yang berlangsung di MAN 2 Kota Tangerang, Kamis, 12 Desember 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kementerian Agama Kota Tangerang mengajak pelajar untuk meneladani Nabi Muhammad SAW sebagai upaya mencegah perilaku perundungan.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kementerian Agama Kota Tangerang, Ha Abdurrahman dalam acara Penyuluhan Pencegahan Perundungan di Lingkungan Pendidikan yang berlangsung di MAN 2 Kota Tangerang, Kamis, 12 Desember 2024.  

"Dengan kita berakhlak mulia, kita akan terhindar dari perilaku perundungan dan bullying. Selaku generasi penerus bangsa, yang akan menyongsong Indonesia Emas tahun 2045," ujar Haji Oman, sapaan akrab Ha Abdurrahman.

Menurutnya, pelajar saat ini memiliki peran penting untuk menjadi pemimpin di masa depan, khususnya dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. 

Dengan akhlakul karimah, generasi muda dapat terhindar dari perilaku negatif seperti bullying, yang tidak hanya mencederai korban tetapi juga mencerminkan penghinaan terhadap ciptaan Allah.  

Dalam acara tersebut, Haji Oman juga berpesan agar para pelajar yang mengikuti kegiatan ini menjadi agen perubahan di lingkungannya. 

"Nanti yang akan mengisi, dan yang akan menggantikan pemimpin-pemimpin bangsa hari ini adalah kalian semua," imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa tindakan merundung adalah perbuatan yang melunturkan persaudaraan dan harus dihindari. 

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menebar kasih sayang kepada sesama, bahkan kepada makhluk hidup lainnya, sebagaimana yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.  

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Tangerang.

Sekretaris PC IPNU Bayu Pamungkas menambahkan, penyuluhan ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Training of Facilitator (TOF) 1 dan 2. 

Program ini direncanakan untuk dilakukan di empat madrasah, termasuk MA Jabal Nur dan MA Daarul Qur’an Lantaburo, melalui Satgas Pentungan (Penggerak Anti Perundungan) yang digagas oleh IPNU.  

Bayu menegaskan, kader IPNU memiliki tanggung jawab moril untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman, bebas dari kekerasan serta perundungan. 

"Melalui Satgas Pentungan ini kami berikhtiar menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, bebas dari segala bentuk kekerasan, pelecehan, dan perundungan," ungkap Bayu.  

Bayu juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang terlibat, termasuk Tim PKM, Kemenag Kota Tangerang, dan LAKPESDAM PCNU Kota Tangerang, atas dukungan dalam menyukseskan kegiatan ini.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

BANDARA
Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46

Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill