Connect With Us

Mahasiswa UMT Bela Dosen Soal Tukin Nunggak, Ancam Mogok Kuliah

Yanto | Jumat, 27 Desember 2024 | 15:22

Presiden UMT Muhammad Asrul. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) bereaksi keras terhadap persoalan tunjangan kinerja (tukin) dosen mereka yang belum dibayar oleh pihak kampus. 

Presiden UMT Muhammad Asrul mengatakan ia bersama fakultas diketahui tengah melakukan konsolidasi terkait persoalan ini. Namun, hingga kini solusi konkret belum terlihat. 

Para mahasiswa pun menuntut transparansi dan langkah tegas dari pihak rektorat.

"Kami akan melakukan audiensi bersama pihak rektorat. Dalam audiensi itu, kami akan membawa fakta integritas untuk memastikan komitmen dari rektorat, dalam menyelesaikan semua hak dosen dalam waktu 7x24 jam, pasca berita acara dibacakan," tegasnya, Jumat 27 Desember 2024.

Menurutnya, jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, mahasiswa berencana melakukan aksi mogok kuliah hingga mogok kerja.

"Ini bukan sekadar masalah gaji, ini soal keadilan dan hak dasar yang telah diabaikan selama lebih dari satu tahun," tambahnya.

Meski mahasiswa mengakui adanya itikad baik dari pihak kampus untuk bertemu dan berdialog, mereka tetap menuntut solusi nyata.

"Kami juga ingin ada pengusutan tuntas, termasuk dugaan penyelewengan anggaran. Jika benar ada yang bermain, kejaksaan harus turun tangan," ujarnya lantang.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

OPINI
Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:24

Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

NASIONAL
Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:04

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill