Connect With Us

Buntut Tunggakan Tukin Dosen, Mahasiswa UMT Bakal Demo Besar-besaran Tuntut Transparansi

Yanto | Senin, 6 Januari 2025 | 16:16

Presiden Mahasiswa UMT Muhammad Asrul usai audiensi terkait tunggakan tukin dosen, Jumat 27 Desember 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) bakal melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran menuntut transparansi dari pihak kampus.

Hal ini buntut dari persoalan UMT menunggak pembayaran tunjangan kinerja (tukin) dosen selama 13 bulan, yang diduga akibat masalah pengelolaan keuangan.

Presiden Mahasiswa UMT Muhammad Asrul menyatakan sikap tegas pihaknya akan melakukan aksi besar-besaran dalam waktu dekat.

Sebab, salah satu tuntutan mahasiswa dari hasil audiensi dengan rektorat belum terpenuhi, yakni hasil transparansi audit UMT yang dilakukan oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

"Iya, itu benar. Kami akan lakukan aksi, karena sejak audiensi sampai sekarang, hasil audit belum diberikan kepada mahasiswa," tegas Asrul Senin 6 Januari 2025.

Asrul menyebutkan mahasiswa UMT tidak lagi bisa menunggu tanpa kejelasan.

"Kami sudah melakukan follow-up ke beberapa pihak, tetapi informasinya audit ini belum selesai. Kami menduga ada kendala yang cukup besar, sehingga proses ini berjalan sangat lama. Namun, itu tidak akan menghentikan langkah kami untuk terus mengawal masalah ini sampai tuntas," tegasnya.

Menurut Asrul, aksi ini diperkirakan akan melibatkan antara 500 hingga 1.000 mahasiswa. 

"Ini bukan masalah kecil. Ketika 13 bulan tukin tidak dibayarkan, itu sudah menjadi problem besar yang diketahui oleh publik. Kami akan memastikan suara kami didengar," tambahnya.

Mahasiswa juga menuntut jawaban atas permasalahan menggantung selama lebih dari satu tahun. 

"Apa sebenarnya yang membuat 13 bulan tukin itu tidak dibayarkan? Kami hanya ingin kejelasan dan transparansi," ujar Asrul.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill