Connect With Us

Ramai UMT Nunggak Tukin Dosen, Segini Harta Kekayaan Mantan Rektornya

Yanto | Selasa, 7 Januari 2025 | 17:15

Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Ahmad Amarullah saat memberikan sambutan dalam acara malam Anugerah UMT Sayembara Internasional Menulis Cerpen dan Puisi di Kampus UMT, Minggu, 30 Oktober 2022. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menjadi sorotan karena belum membayar tunjangan kinerja (tukin) dosen dan pekerjanya selama 13 bulan.

Rektor UMT saat itu masih dijabat oleh Ahmad Amarullah ketika permasalahan tersebut terjadi. Sampai ia mengundurkan diri karena mendaftar sebagai calon wali kota Tangerang di Pilkada Serentak 2024, persoalan tukin belum juga tuntas.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), mantan rektor UMT ini memiliki nilai aset yang cukup fantastis, yakni mencapai Rp 15.105.540.529.

Aset ini terdiri dari tanah dan bangunan mewah, kendaraan bermotor, hingga tabungan tunai. Bahkan, sebagian besar tanahnya berada di kawasan strategis Kota Tangerang.

Berikut beberapa aset yang dimiliki oleh Ahmad Amarullah dari data LHKPN per tanggal 29 Agustus 2024:

 

Tanah dan Bangunan

1. Tanah dan bangunan di Kota Tangerang senilai Rp 2,2 miliar.

2.Tanah Seluas 413 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG , HASIL SENDIRI Rp. 626.108.000

3.Tanah Seluas 373 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG , HASIL SENDIRI Rp. 2.200.000.000

4. Tanah dan Bangunan Seluas 133 m2/46.2 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG , HASIL SENDIRI Rp. 600.000.000

5.Tanah dan Bangunan Seluas 64 m2/60 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG , HASIL SENDIRI Rp. 2.000.000.000

 

Alat Transportasi dan Mesin

1.Mobil CRV Honda tahun 2019 hasil sendiri senilai Rp 295 juta.

2.MOBIL, BMW 323I Tahun 1996, HADIAH Rp. 55.000.000

3.MOTOR, HONDA SCOOPY F1C02N28LO A/T Tahun 2020,LAINNYA Rp. 9.500.000

4.MOTOR, PIAGGIO VESPA GTS 150 3V 1E Tahun 2016, HADIAH Rp. 38.500.000

 

Sementara itu, harta bergerak lainnya tercatat mencapai Rp307 juta, kas dan setara kas Rp50 juta, sehingga total keseluruhan asetnya mencapai lebih dari Rp15 miliar. Ia juga mempunyai hutang senilai Rp2 miliar.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

TEKNO
Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:13

Pertumbuhan e-commerce dan layanan digital di Indonesia menuntut infrastruktur yang selalu online, cepat, dan aman. Salah satu ancaman terbesar adalah serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang dapat membuat website tidak dapat diakses

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill