Connect With Us

Dinkes Kota Tangerang Sebut HMPV Tidak Bahaya, Begini Tips Perlindungan Diri

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 10 Januari 2025 | 15:42

Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyatakan, Virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang belakangan menjadi perhatian global, bukanlah virus baru, melainkan virus lama yang telah ada sejak 2001.

“HMPV mirip flu biasa dan umumnya bisa sembuh tanpa perawatan khusus. Meski tidak berbahaya, kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia tetap harus waspada,” tegas dr. Dini, Kamis 9 Januari 2025.

Ia pun menjelaskan, gejala HMPV mirip dengan flu biasa yaitu batuk, demam, hidung tersumbat dan sesak nafas. Sedangkan gejala pada anak kecil ialah mual, muntah dan sakit perut.

“Jika gejala makin berat dari gejala tersebut, seperti sesak parah atau demam tinggi, masyarakat diimbau segera ke dokter,” jelasnya.

Berikut cara cegah dan lindungi diri dengan langkah sederhana:

1. Cuci tangan rutin pakai sabun

2. Hindari kontak dekat dengan orang sakit

3. Bersihkan benda yang sering disentuh

4. Tetap di rumah jika sedang sakit

 

Jaga imunitas tetap sehat:

1. Istirahat cukup

2. Makan makanan bergizi

3. Minum cukup air putih

4. Olahraga rutin

5. Hindari stress

“Cara penularan virus HMPV ialah melalui batuk atau bersin orang terinfeksi. Sentuhan langsung atau bersalaman, menyentuk permukaan yang terkontaminasi lalu menyentuh wajah. Maka dari itu, imun tubuh yang kuat adalah tameng terbaik melawan virus,” tutupnya.

BANTEN
Fasilitas Belajar Makin Lengkap, Program BRIDGE PLN Banten Ubah Wajah SD Negeri Pulo Panjang 2 

Fasilitas Belajar Makin Lengkap, Program BRIDGE PLN Banten Ubah Wajah SD Negeri Pulo Panjang 2 

Senin, 8 Juni 2026 | 23:13

SD Negeri Pulo Panjang 2 di Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, mulai merasakan perubahan sarana pendidikan melalui program BRIDGE (Banten Renewable Island Development for Global Education).

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

HIBURAN
Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli

Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli

Senin, 8 Juni 2026 | 05:11

Festival Cisadane 2026 kembali masuk dalam agenda budaya tahunan Kota Tangerang dan akan berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill