Connect With Us

Kunjungi UMT, Menteri PKP Janji Beri Rp200 Juta Buat Inovasi Bisnis Mahasiswa

Yanto | Selasa, 14 Januari 2025 | 19:20

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait janjikan beri dana Rp200 juta untuk mahasiswa yang bisa membuat inovasi bisnis, Selasa 14 Januari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait berkunjung ke Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) dalam rangka memberi Kuliah Umum kepada mahasiswa, Selasa 14 Januari 2025.

Dalam kunjungannya tersebut, Maruarar juga menjanjikan pendanaan bagi mahasiswa untuk pengembangan inovasi bisnis sebesar ratusan juta.

Rektor UMT Desri Arwen salah satu momen penting dalam kunjungan ini adalah tantangan dari Menteri Maruarar Sirait kepada mahasiswa UMT untuk mengembangkan program kewirausahaan.

“Pak Menteri menantang mahasiswa untuk menjadi entrepreneur yang andal. Beliau menjanjikan dana Rp200 juta itu harus dikembangkan dengan kreatif. Nanti 10 atau 15 tahun lagi, dana tersebut diharapkan sudah bertransformasi menjadi sesuatu yang luar biasa,” ungkap Desri.

Menurutnya, kegiatan ini memberikan peluang besar bagi mahasiswa UMT untuk berkembang, khususnya dalam bidang kewirausahaan.

Desri juga menegaskan pentingnya memilih mahasiswa yang memiliki karakter unggul. 

“Kita harus mencari talent terbaik. Tidak hanya dinilai dari intelektualnya, tetapi juga spiritualitas, ketahanan fisik dan kestabilan emosinya. Kita ingin mereka menjadi tokoh masa depan, baik di bidang ekonomi, politik, sosial, maupun agama,” jelasnya.

Desri menambahkan program ini merupakan bagian dari hilirisasi pendidikan di UMT. 

“Kampus ini tidak hanya membentuk mahasiswa di bidang akademik, tetapi juga memfasilitasi pengembangan di bidang keorganisasian. Tujuannya agar mereka memiliki karakter kuat, siap menghadapi tantangan, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga optimis bahwa peluang ini akan menghasilkan dampak positif jangka panjang bagi kampus. 

“Kalau mahasiswa yang terpilih ini berhasil, ke depannya UMT akan menjadi kampus yang didatangi oleh alumni yang sukses secara ekonomi, sosial, maupun spiritual. Ini investasi besar untuk masa depan,” ujar Desri.

Di akhir pernyataannya, Desri berharap tantangan dari Menteri Maruarar Sirait ini dapat dijawab oleh mahasiswa UMT dengan penuh semangat dan kreativitas.

“Walaupun dana Rp200 juta mungkin terlihat kecil di era sekarang, tapi jika diberikan kepada benih yang unggul, hasilnya akan luar biasa,” tutupnya.

TEKNO
RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

Senin, 20 Juli 2026 | 10:15

RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.

KAB. TANGERANG
Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:12

Jajaran kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang merenggut nyawa seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) berinisial Prada ABS di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu 19 Juli 2026, lalu.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill