Connect With Us

Didesak Mahasiswa, Wakil Rektor UMT Janji Tukin Dosen Dibayar Sore Ini

Yanto | Rabu, 8 Januari 2025 | 16:59

Mahasiswa UMT menggelar aksi menuntut pihak kampus membayar tunjangan kinerja dosen yang menunggak selama 13 bulan, Rabu 8 Januari 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menggelar konsolidasi terkait tunjangan kinerja (tukin) dosen yang belum dibayarkan selama 13 bulan, Rabu 08 Januari 2025.

Aksi tersebut direspon langsung oleh Enawar, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, yang memastikan  pembayaran akan dilakukan sore ini.

“Kami sudah mendapat kepastian bahwa dana sudah digelontorkan oleh PP Muhammadiyah melalui Bank Korean Bucobin Syariah. Insya Allah, minggu ini semua akan terselesaikan,” ujar Enawar saat diwawancarai di kampus UMT.

Dalam kesempatan tersebut, Enawar juga menjelaskan bahwa selain tukin, pembayaran lembur dosen dan staf akan turut diselesaikan.

Namun, ia menekankan pengelolaan anggaran memiliki beberapa prioritas yang terkadang menyebabkan keterlambatan.

Enawar mengungkapkan, salah satu penyebab keterlambatan pembayaran adalah karena fokus universitas pada pengembangan aset.

“Selama ini, kita juga membeli lahan di Sukabumi hampir 4 hektare dan lahan di dekat Jembatan Wita sekitar 6.000 meter persegi. Ini semua untuk perluasan kampus,” jelasnya.

Ia menambahkan seluruh aset Muhammadiyah yang sudah dibeli tidak boleh dijual.

“Investasi lahan ini untuk masa depan kampus. Jadi meskipun ada kendala anggaran, kami tetap berkomitmen untuk menyelesaikan kewajiban kepada dosen dan staf,” terangnya.

Mahasiswa berharap agar janji pembayaran sore ini dapat ditepati dan tidak terjadi lagi keterlambatan di masa mendatang. Sementara itu, Enawar memastikan bahwa gaji tetap dosen selama ini tidak pernah terganggu.

“Kami akan terus berkomunikasi dengan PP Muhammadiyah untuk memastikan semua kebutuhan operasional universitas berjalan lancar. Ini bagian dari komitmen kami,” pungkasnya.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill