Connect With Us

Menteri Perumahan Apresiasi Pembuatan PBG di Kota Tangerang, Selesai dalam Hitungan Jam

Redaksi | Selasa, 14 Januari 2025 | 22:56

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meninjau proses pembuatan PBG di Kota Tangerang, Selasa 14 Januari 2025. (@TangerangNews / Redaksi)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, begitu terkesima dengan pelayanan publik di Kota Tangerang. Terutama dalam pelayanan pembuatan perizinan bangunan gedung atau PBG yang bisa selesai dalam hitungan jam. 

Menteri yang biasa disapa Bang Ara ini memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tangerang atas keberhasilan dalam mempercepat proses pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). 

Ia menyebut inovasi ini sebagai contoh konkret yang dapat bermanfaat langsung bagi masyarakat.  

“Di Kota Tangerang, proses PBG yang dulu bisa memakan waktu berhari-hari kini dapat diselesaikan hanya dalam hitungan jam. Bahkan, ada yang selesai dalam waktu 59 menit saja. Ini langkah luar biasa dan membuktikan bahwa daerah mampu mendukung kebijakan nasional secara efektif,” ujarnya saat meninjau langsung proses pembuatan PBG oleh sejumlah warga selaku pemohon di ruang TLR Puspemkot Tangerang, Senin 14 Januari 2025. 

Pada kesempatan tersebut turut hadir Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang didampingi PJ Gubernur Banten dan Pj Wali Kota Tangerang Nurdin. 

Proses PBG yang lebih cepat ini, menurut Ara, merupakan hasil dari penerapan sistem yang efisien serta penghapusan retribusi PBG, yang sebelumnya menjadi beban masyarakat. 

“Ini benar-benar membantu masyarakat, terutama mereka yang ingin membangun rumah subsidi. Kota Tangerang menunjukkan bahwa dengan inovasi dan kerja sama, pelayanan publik bisa lebih cepat, murah bahkan gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” katanya.  

Maruarar juga menekankan pentingnya kebijakan ini dalam mendukung program pemerintah untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 

Penghapusan retribusi PBG dan proses yang dipercepat dianggap sebagai langkah nyata menghadirkan negara di tengah rakyat.  

“Semakin cepat proses administrasi seperti ini, semakin besar peluang masyarakat memiliki rumah yang layak dengan biaya terjangkau. Kota Tangerang telah menjadi teladan bagaimana daerah bisa mendukung visi nasional,” tambahnya.  

Dirinya berharap kebijakan serupa dapat diterapkan di daerah lain untuk memastikan percepatan pembangunan perumahan yang merata.

Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan rumah subsidi tepat sasaran dan meminta masyarakat untuk memilih developer yang bertanggung jawab.  

“Kami mengajak daerah lain untuk belajar dari Kota Tangerang. Semoga semakin banyak daerah yang mampu membuat layanan publik lebih cepat, lebih murah, dan bebas hambatan. Dengan begitu, program perumahan ini bisa dirasakan manfaatnya secara luas,” tutupnya.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill