Connect With Us

RS An-Nisa Perkenalkan Layanan Trauma Center dan Spesialis Okupasi dalam Sosialisasi JKK 

Redaksi | Rabu, 26 Februari 2025 | 13:29

Kegiatan sosialisasi layanan trauma center serta Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) di Hotel Soll Marina, Kota Tangerang, Selasa, 25 Februari 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - RS An-Nisa Tangerang menyelenggarakan acara gathering perusahaan untuk mensosialisasikan layanan trauma center serta Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) di Hotel Soll Marina, Kota Tangerang. 

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 100 perusahaan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Personalia Tangerang (FKPT).

Sebagai bagian dari upaya mendukung kesehatan dan keselamatan kerja, RS AN-NISA menghadirkan narasumber ahli, termasuk dr. Michael Norman, Sp.BS, selaku dokter spesialis bedah saraf. 

Dalam paparannya kepada peserta gathering, ia menjelaskan tentang bahaya cedera kepala dan langkah-langkah pencegahannya. 

Sementara itu, di sesi kedua, dr. Hindiyati Nuriah, Sp.Ok, dokter spesialis Okupasi RS AN-NISA, menjelaskan tentang program return to work yang membantu karyawan untuk kembali bekerja setelah mengalami cedera atau sakit, serta bagaimana tahapan pelaksanaan program tersebut.

dr. Rita Prameswari, MPH, selaku Manager Pemasaran RS AN-NISA, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan kolaborasi antara perusahaan serta mengenalkan berbagai layanan terbaru yang tersedia. 

Dalam sesi berbeda, dr. Abdul Latif, MARS, Kepala Instalasi Rawat Jalan Khusus, menambahkan bahwa dengan kegiatan ini diharapkan perusahaan mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya penanganan cepat terhadap kecelakaan kerja dan proses pelaporan melalui sistem Elektronik Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (E-PLKK).

Dessy Sriningsih, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cimone, mendukung kegiatan positif ini dan mengingatkan kembali bahwa E-PLKK sangat penting karena sistem ini dirancang untuk memudahkan perusahaan dalam melaporkan kecelakaan kerja.

 Ia menekankan pentingnya pelaporan dalam waktu yang cepat, tidak lebih dari 2x24 jam setelah kejadian. Dengan menggunakan E-PLKK, perusahaan dapat langsung melaporkan insiden dan mengakses layanan kesehatan untuk karyawan yang mengalami kecelakaan.

RS AN-NISA juga memiliki layanan trauma center yang mengusung konsep one stop service, yang memungkinkan penanganan cepat dan komprehensif bagi pasien dengan kolaborasi multidisiplin dokter spesialis. 

Selain itu, RS AN-NISA menghadirkan layanan terbaru, yaitu layanan dokter spesialis Okupasi, yang khusus ditujukan untuk menangani masalah kesehatan terkait pekerjaan.

Dessy berharap, dengan edukasi mengenai E-PLKK dan layanan-layanan dari RS AN-NISA, perusahaan-perusahaan di Tangerang dapat lebih responsif dan proaktif dalam menangani kecelakaan kerja, sehingga meningkatkan keselamatan di tempat kerja.

Melalui acara ini, diharapkan para peserta dapat menerapkan pengetahuan yang didapat untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman. 

Dengan adanya kerja sama yang baik antara RS AN-NISA dan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan sosialisasi ini dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan keselamatan kerja di Tangerang.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

PROPERTI
LIXIL Hadirkan Paviliun OASE Sebagai Standar Baru Arsitektur Berbasis Riset

LIXIL Hadirkan Paviliun OASE Sebagai Standar Baru Arsitektur Berbasis Riset

Senin, 4 Mei 2026 | 20:55

LIXIL, perusahaan global pelopor solusi air dan hunian berkelanjutan, menegaskan posisinya sebagai penggerak utama ekosistem industri arsitektur dan desain.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill