Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang secara resmi menyerahkan dana hibah sebesar Rp15,5 miliar kepada 200 Lembaga Keagamaan di Kota Tangerang.
Penyerahan bantuan itu ditandai dengan penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Deni Koswara, dengan Perwakilan Lembaga Penerima Hibah Keagamaan dan disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Tangerang H Maryono Hasan, Rabu 5 Maret 2025.
Wakil Wali Kota Tangerang menyampaikan pentingnya para pemuka agama dan lembaga keagamaan yang merupakan bagian dari tindak lanjut dari kebijakan Pemkot Tangerang, dalam mewujudkan masyarakat yang berakhlakul karimah dan berdaya saing.
"Untuk itu, saya kira kegiatan ini penting untuk menunjang hal-hal tersebut," tuturnya di Ruang Rapat Akhlakul Karimah, Gedung Puspem Kota Tangerang.
Adapun besaran dana hibah yang diberikan variatif antara masjid, madrasah, ormas, OKP dan pesantren.
"Itu berbeda-beda sesuai dengan tupoksinya dan Alhamdulillah besarannya pada tahun ini di angka Rp15,5 miliar atau meningkat dari tahun lalu yang berada di angka Rp13 miliar," imbuh Maryono.
Ia menambahkan, pemberian dana hibah juga sebagai wujud dukungan Pemkot kepada lembaga keagamaan, yang sejalan dengan program Gampang Sekolah untuk masyarakat.
"Kenapa ini saya bilang bagian dari Gampang Sekolah? karena dengan kita memberikan wawasan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang bersekolah di Diniyah, TPQ, pondok pesantren dan yayasan Islam lainnya, ini menjadi barometer bahwa Pemkot Tangerang concern terhadap dunia pendidikan baik yang formal maupun non formal termasuk pendidikan keagamaan," terang Maryono.
Maryono berharap, dana hibah tersebut dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan sebaik-baik oleh Lembaga Keagamaan, sehingga dapat terwujudnya kesejahteraan dan kemaslahatan umat.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGTugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak tahun 2005, perhelatan musik bergengsi Java Jazz Festival 2026 resmi akan digelar di luar Jakarta.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews