Connect With Us

Jadi Biang Macet, Dishub Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jembatan Kedaung Tangerang 

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 22 Mei 2025 | 17:55

Suasana kepadatan lalu lintas di Jembatan Kedaung, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Dinas Perhubungan (Dishub) memberlakukan rekayasa lalu lintas dalam mengatasi kemacetan di kawasan Jembatan Kedaung, yang menjadi jalur utama penghubung wilayah Sepatan dan Neglasari. 

Kepala Dishub Kota Tangerang Achmad Suhaely menjelaskan, skema rekayasa lalu lintas diterapkan untuk meningkatkan kelancaran mobilitas kendaraan, terutama saat jam sibuk. Dishub juga menggandeng Polres Metro Tangerang Kota dalam pelaksanaan teknis di lapangan.

"Sejak kemarin, kami telah memasang barrier untuk memastikan tidak ada yang melawan arah dan sebagainya, sekaligus menerapkan rekayasa satu arah di beberapa jalan penghubung ke akses Jembatan Kedaung untuk memastikan mobiltas kendaraan di sana dapat bergerak lancar," kata Suhaely, Kamis, 22 Mei 2025.

Sistem satu arah (one way) saat ini berlaku di Jalan Tangga Abu dan Jalan Eretan yang mengarah langsung ke Jembatan Kedaung. 

Kebijakan ini dilakukan untuk mengurai kepadatan yang kerap terjadi di titik temu tiga jalur utama, yakni Jalan Eretan, Jalan Tangga Abu, dan Jembatan Kedaung.

"Kami juga mengimbau kepada semua masyarakat yang memanfaatkan akses jalan melalui Jembatan Kedaung dapat memperhatikan rekayasa lalu lintas yang baru saja diterbitkan," tambahnya.

Berikut ini skema lengkap rekayasa lalu lintas di sekitar Jalan Kedaung Neglasari.

  1. Arah Bayur ke Selapajang: melalui Jalan Kedaung Barat – Jembatan Kedaung – Jalan Eretan – Jalan Iskandar Muda.
  2. Arah Bayur ke Rawa Kucing: melalui Jalan Kedaung Barat – Jembatan Kedaung – Jalan Eretan – Jalan Iskandar Muda.
  3. Arah Rawa Kucing ke Bayur: melalui Jalan Iskandar Muda – Jalan Tangga Abu – Jembatan Kedaung – Jalan Kedaung Barat.
  4. Arah Selapajang ke Bayur: melalui Jalan Iskandar Muda – Jalan Tangga Abu – Jembatan Kedaung – Jalan Kedaung Barat.
WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

TANGSEL
Puluhan Ribu Remaja Putri di Tangsel Alami Anemia

Puluhan Ribu Remaja Putri di Tangsel Alami Anemia

Jumat, 18 September 2026 | 20:55

Berdasarkan hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terungkap bahwa 13 persen di antaranya mengalami anemia, yang mayoritas menyerang remaja putri.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill