Connect With Us

Bencana Hidrometeorologi Mengintai di Akhir Tahun, BPBD Kota Tangerang Bakal Gelar Simulasi Evakuasi Lintas Sektor

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 1 Desember 2025 | 17:30

BPBD Kota Tangerang mengevakuasi warga terdampat banjir dengan perahu karet di Perumahan Pinang Griya, Kecamatan Pinang,Minggu 6 Juli 2025, malam. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi kapan saja.

Hal ini, menyusul sejumlah peristiwa kebencanaan yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh.

“Atas nama Pemerintah Kota Tangerang, kami turut prihatin dan berduka atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita di berbagai daerah. Kejadian ini mengingatkan bahwa bencana bisa terjadi di mana saja dan kapan saja, termasuk di Kota Tangerang,” tutur Mahdiar, Senin 1 Desember 2025.

Sebagai langkah antisipasi, kata Mahdiar, Pemkot Tangerang bersama lintas sektor akan menggelar Apel Siaga Bencana pada 10 Desember mendatang.

Kegiatan ini dinilai strategis dalam memastikan kesiapan pemerintah dan petugas di lapangan, terutama dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang kerap meningkat pada akhir tahun.

Dalam apel tersebut, akan dilakukan simulasi penyelamatan dan evakuasi banjir, mengingat banjir masih menjadi ancaman terbesar di Kota Tangerang.

“Simulasi ini penting agar seluruh petugas memahami alur penanganan, sekaligus memastikan koordinasi berjalan optimal saat kondisi darurat terjadi,” jelasnya.

Selain banjir, Pemkot Tangerang juga menyoroti sejumlah ancaman lain berdasarkan kajian risiko bencana daerah, antara lain kebakaran, gempa bumi, serta potensi dampak dari Megathrust dan Sesar Baribis yang berada di wilayah selatan Jakarta dan dapat berpengaruh hingga sebagian kecil area Kota Tangerang.

“Kondisi ini membutuhkan kewaspadaan berkelanjutan,” kata Mahdiar.

Sementara itu, BMKG telah mengeluarkan peringatan bahwa Desember berpotensi menjadi puncak peningkatan curah hujan, termasuk di wilayah Tangerang.

Menanggapi hal tersebut, Pemkot Tangerang berencana membahas penetapan Siaga Hidrometeorologi sebagai langkah administrasi dan strategi meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Di luar upaya pemerintah, masyarakat juga diimbau memperkuat kesiapsiagaan keluarga. BPBD Kota Tangerang terus mendorong pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana, edukasi ke sekolah-sekolah, serta penyebaran informasi melalui media sosial.

“Warga diharapkan memiliki tas siaga bencana, daftar nomor darurat, dan pemahaman dasar tentang langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana,” harap Mahdiar.

“Riset global menunjukkan bahwa penyelamatan pertama ketika bencana terjadi lebih banyak berasal dari keluarga dan masyarakat sekitar, bukan dari petugas. Karena itu, masyarakat memiliki peran sangat penting,” tutup Mahdiar.

TANGSEL
Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Kamis, 11 Juni 2026 | 05:19

Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku pada Rabu, 10 Juni 2026, mulai memengaruhi pola pembelian masyarakat di sejumlah SPBU wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

BANTEN
Hari Pertama SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Lingkungan Terkendala Titik Koordinat

Hari Pertama SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Lingkungan Terkendala Titik Koordinat

Kamis, 11 Juni 2026 | 05:17

Sejumlah kendala muncul pada hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill