Connect With Us

Polisi Bongkar Peredaran Sabu 27 Kg dalam Kemasan Teh China di Tangerang, Nilainya Tembus Rp41,7 Miliar

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 30 Januari 2026 | 19:02

Paket sabu dalam kemanan teh China diamankan dari pengedar di Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika skala besar di wilayah Kota Tangerang.

Dari operasi di dua lokasi berbeda, petugas menyita 27,168 kilogram sabu dan 5.000 butir psikotropika jenis Happy Five (H5) dari tangan dua tersangka berinisial D , 36, dan S, 45. 

 

Kronologi Penangkapan

Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Parikhesit menjelaskan bahwa pengungkapan bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas peredaran narkoba di kawasan Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang.

Penyelidikan tim kemudian mengarah ke lokasi pertama di depan SDN 6 Tangerang, Jalan Nyimas Melati, pada Sabtu 24 Januari 2026. 

Di lokasi tersebut, petugas menghadang sebuah mobil Honda CR-V yang dikendarai tersangka D sekitar pukul 13.45 WIB.

"Dari penggeledahan kendaraan, polisi menemukan empat paket besar sabu dalam kemasan teh China, paket sabu yang sudah dipecah, serta 5.000 butir Happy Five," ujarnya, dikutip Jumat 30 Januari 2026.

Selain narkotika, polisi juga menyita timbangan elektrik dan buku catatan transaksi.

Berdasarkan keterangan dari tersangka D, penyidik melakukan pengembangan ke lokasi kedua di sebuah rumah di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kecamatan Benda, sekitar pukul 15.00 WIB. Di sana, petugas menangkap tersangka S.

Saat menggeledah kamar tersangka S, polisi menemukan koper berisi 20 bungkus sabu yang juga dikemas dalam bungkus teh China merek Guanyinwang.

"Petugas juga menemukan perlengkapan yang diduga digunakan untuk memecah dan mengemas ulang paket narkotika sebelum diedarkan," tambah Parikhesit.

 

Nilai Barang Bukti

Total barang bukti yang disita ditaksir memiliki nilai mencapai Rp41,7 miliar. Pihak kepolisian mengklaim bahwa pengungkapan ini berpotensi menyelamatkan sekitar 140.000 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

"Saat ini, seluruh barang bukti dan kedua tersangka telah dibawa ke Mapolda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut," tutup Parikhesit.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk melacak jaringan utama di balik kepemilikan puluhan kilogram sabu tersebut.

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill