Connect With Us

Tahanan Polsek Benda Tewas Gantung Diri di Sel

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 17 Februari 2012 | 19:08

Pelaku pembunuhan. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Seorang tahanan di Polsek Benda, Kota Tangerang, berinisial WA, 40, nekat gantung diri di dalam kamar mandi sel, pada Jumat (17/2). Warga Kelurahan Rawa Bokor, Kecamatan Benda, Kota Tangerang ini gantung diri saat ditinggal petugas untuk melakukan sholat Jumat di masjid.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Kota Tangerang Kompol Rahmat, WA merupakan tahan kasus pencurian bebek milik tetangganya. Ia ditangkap keluarga pemilik bebek pada pukul 04.00 WIB, kemudian langsung digiring ke Polsek Benda.

"Saat di Polsek, penyidik menganjurkan tetangga pelaku menyelesaikan masalah itu dengan cara kekeluargaan. Namun mereka menolak. Akhirnya WA di BAP (Berita Acara Pemeriksaan) oleh petugas," katanya.

Lalu sekitar pukul 11.30 WIB, WA dimasukkan ke dalam ruang tahanan, karena penyidik akan melakukan sholat Jumat. Saat Polsek dalam keadaan sepi, WA langsung gantung diri dengan menggunakan kain lap yang telah disambung-sambung.

"DIduga WA gantung diri dengan cara mengikat kain di pintu kamar mandi, lalu ia naik ke bak mandi. Setelah memasukkan kepalanya ke kain, WA langsung loncat sehingga dia tewas tercekik," papar Rahmat.

Rahmat menambahkan, setelah diketahi tewas, penyidik langsung menghubungi keluarga WA. Kemudian WA dibawa keluarganya ke RSU Kabupaten Tangetang. "Saat keluarga datang, WA masih dalam keadaan tergantung. Hal itu dilakukan sebagai bukti kalau WA benar meninggal karena gantung diri," tambahnya.

Rahmat menduga, WA gantung diri karena merasa malu dengan tetangganya. Pasalnya, berdasarkan keterangan dari keluarganya, WA merupakan residivis yang sudah empat kali masuk penjara. "Mungkin dia malu sering keluar masuk penjara sehingga dia mencari cara sendiri untuk menyelesaikan masalahnya," tukasnya.

Meski demikian, Rahmat akan tetap melakukan pemeriksaan kepada petugas Polsek Benda. "Kalau ada unsur kelalaian. petugas akan diberikan sanki sesuai ketentuan. Tapi kita pastikan WA tewas karena gantung diri karena tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya," pungkas Rahmat.(RAZ)

KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Tunggu Regulasi Pusat untuk Bentuk Perda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Tunggu Regulasi Pusat untuk Bentuk Perda Anti-LGBT

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:38

Terkait usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan dan pencegahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai dasar hukum

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

BANTEN
Hendak Kabur ke Luar Negeri, 2 Pelaku Penipuan Haji VIP Rp7,6 Miliar Diringkus di Apartemen Tangerang

Hendak Kabur ke Luar Negeri, 2 Pelaku Penipuan Haji VIP Rp7,6 Miliar Diringkus di Apartemen Tangerang

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:36

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten meringkus dua orang pelaku dugaan penipuan dan penggelapan dana penyelenggaraan ibadah haji khusus jenis Mujamalah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill