Connect With Us

Siswi SMP Diduga Diperkosa & Dibunuh Pembina Pramuka

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 6 April 2020 | 11:38

Ilustrasi pemerkosaan. (Shutterstock / Shutterstock)

 

TANGERANGNEWS.com-Nahas dialami seorang siswi SMP di Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel). Gadis berinsial RN, berusia 13 tahun tersebut, ditemukan tewas di hutan belakang sekolahnya.

Setelah diselidiki, korban diduga menjadi korban perkosaan dan pembunuhan. Pelakunya adalah teman korban yang juga senior pramuka di sekolah tersebut.

Dilansir Detik, peristiwa itu terjadi pada Jumat (3/4/2020) lalu. Ketika itu, korban diminta pelaku, AS, 19, datang ke sekolah untuk latihan pramuka. Pelaku menghubungi korban lewat media sosial.

"Korban lalu datang ke sekolah yang saat itu sedang diliburkan. Dia pun bertemu pelaku dan diajak latihan pramuka di lapangan olahraga," jelas, Kasat Reskrim Polres OKU, AKP Wahyu Setyo Pranoto, Senin (6/4/2020).

Sesampainya di lapangan, korban diminta berbalik badan. Pelaku langsung memukul korban dari belakang dengan balok kayu hingga pingsan. Lalu, korban di bawa ke hutan belakang sekolah.

Sementara berdasar informasi yang dilansir dari Kumparan, pelaku menutup mata korban menggunakan dasi yang dikenakannya dan menyumpal mulutnya dengan kaos kaki. Tangan dan kaki korban pun diikat dengan tali.

"Di TKP pelaku memerkosa korban. Namun, korban sempat sadar dan berusaha berontak," jelas AKP Wahyu.

Karena panik, kembali memukul dan mencekik korban hingga korban tewas. Bukannya berhenti, pelaku malah melanjutkan perbuatan bejat itu.

Pelaku kemudian menusuk badan korban dengan kayu untuk memastikan dia tewas. Sebelum pergi, jasad korban ditutup dengan dedaunan.

Tewasnya korban diketahui setelah orangtuanya mencarinnya karena tidak pulang-pulang. Setelah dicari bersama warga di kawasan sekolah, jenazah korban ditemukan.

Polisi yang mendapatan laporan  pun langsung menahan AS. Dihadapan petugas AS mengakui semua perbuatannya. Saat ini, dia masih ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

TANGSEL
Pemuda Masjid di Tangsel Dibekali Keterampilan Coding dan Konten Digital

Pemuda Masjid di Tangsel Dibekali Keterampilan Coding dan Konten Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:41

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar program pelatihan keterampilan digital bagi kalangan pemuda masjid.

BANTEN
Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:41

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten mencatat sebanyak 160 perusahaan pertambangan telah mengantongi izin operasi produksi di wilayah Banten.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill