Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Nahas dialami seorang siswi SMP di Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel). Gadis berinsial RN, berusia 13 tahun tersebut, ditemukan tewas di hutan belakang sekolahnya.
Setelah diselidiki, korban diduga menjadi korban perkosaan dan pembunuhan. Pelakunya adalah teman korban yang juga senior pramuka di sekolah tersebut.
Dilansir Detik, peristiwa itu terjadi pada Jumat (3/4/2020) lalu. Ketika itu, korban diminta pelaku, AS, 19, datang ke sekolah untuk latihan pramuka. Pelaku menghubungi korban lewat media sosial.
"Korban lalu datang ke sekolah yang saat itu sedang diliburkan. Dia pun bertemu pelaku dan diajak latihan pramuka di lapangan olahraga," jelas, Kasat Reskrim Polres OKU, AKP Wahyu Setyo Pranoto, Senin (6/4/2020).
Sesampainya di lapangan, korban diminta berbalik badan. Pelaku langsung memukul korban dari belakang dengan balok kayu hingga pingsan. Lalu, korban di bawa ke hutan belakang sekolah.
Sementara berdasar informasi yang dilansir dari Kumparan, pelaku menutup mata korban menggunakan dasi yang dikenakannya dan menyumpal mulutnya dengan kaos kaki. Tangan dan kaki korban pun diikat dengan tali.
"Di TKP pelaku memerkosa korban. Namun, korban sempat sadar dan berusaha berontak," jelas AKP Wahyu.
Karena panik, kembali memukul dan mencekik korban hingga korban tewas. Bukannya berhenti, pelaku malah melanjutkan perbuatan bejat itu.
Pelaku kemudian menusuk badan korban dengan kayu untuk memastikan dia tewas. Sebelum pergi, jasad korban ditutup dengan dedaunan.
Tewasnya korban diketahui setelah orangtuanya mencarinnya karena tidak pulang-pulang. Setelah dicari bersama warga di kawasan sekolah, jenazah korban ditemukan.
Polisi yang mendapatan laporan pun langsung menahan AS. Dihadapan petugas AS mengakui semua perbuatannya. Saat ini, dia masih ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGVIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbeda bagi calon pengantin melalui Wedding Open House bertajuk “Whispers of Forever” yang digelar pada 18 April 2026. Kegiatan ini menjadi ruang inspirasi bagi pasangan
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang resmi memulai Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Angkatan ke-1 Tahun 2026 di UPTD Latihan Kerja Jayanti, Senin 20 April 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews