Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Nahas dialami seorang siswi SMP di Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel). Gadis berinsial RN, berusia 13 tahun tersebut, ditemukan tewas di hutan belakang sekolahnya.
Setelah diselidiki, korban diduga menjadi korban perkosaan dan pembunuhan. Pelakunya adalah teman korban yang juga senior pramuka di sekolah tersebut.
Dilansir Detik, peristiwa itu terjadi pada Jumat (3/4/2020) lalu. Ketika itu, korban diminta pelaku, AS, 19, datang ke sekolah untuk latihan pramuka. Pelaku menghubungi korban lewat media sosial.
"Korban lalu datang ke sekolah yang saat itu sedang diliburkan. Dia pun bertemu pelaku dan diajak latihan pramuka di lapangan olahraga," jelas, Kasat Reskrim Polres OKU, AKP Wahyu Setyo Pranoto, Senin (6/4/2020).
Sesampainya di lapangan, korban diminta berbalik badan. Pelaku langsung memukul korban dari belakang dengan balok kayu hingga pingsan. Lalu, korban di bawa ke hutan belakang sekolah.
Sementara berdasar informasi yang dilansir dari Kumparan, pelaku menutup mata korban menggunakan dasi yang dikenakannya dan menyumpal mulutnya dengan kaos kaki. Tangan dan kaki korban pun diikat dengan tali.
"Di TKP pelaku memerkosa korban. Namun, korban sempat sadar dan berusaha berontak," jelas AKP Wahyu.
Karena panik, kembali memukul dan mencekik korban hingga korban tewas. Bukannya berhenti, pelaku malah melanjutkan perbuatan bejat itu.
Pelaku kemudian menusuk badan korban dengan kayu untuk memastikan dia tewas. Sebelum pergi, jasad korban ditutup dengan dedaunan.
Tewasnya korban diketahui setelah orangtuanya mencarinnya karena tidak pulang-pulang. Setelah dicari bersama warga di kawasan sekolah, jenazah korban ditemukan.
Polisi yang mendapatan laporan pun langsung menahan AS. Dihadapan petugas AS mengakui semua perbuatannya. Saat ini, dia masih ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap menggunakan barang subsidi meski sudah diperingatkan akan ditutup secara permanen.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews