Connect With Us

481 Ponsel Milik Tahanan Dimusnahkan

| Rabu, 20 Maret 2013 | 18:22

Lapas Tangerang. (tangerangnews / dira)

 

TANGERANG-Sebanyak 481 ponsel dan senjata tajam milik tahanan yang disita dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) se-Banten dimusnahkan Dirjen Pemasyarakatan, Rabu (20/3).
 
Barang sitaan tersebut dimusnahkan petugas dengan cara dibakar di lapangan Lapas Kelas 1 Tangerang.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mochamad Sueb mengatakan, barang yang dimusnakan tersebut memang tidak diperbolehkan berada di dalam lapas dan rutan.
 “Ini tidak seharusnya diperbolehkan dipegang oleh penghuni lapas atau rutan, kedepan para petugas lapas atau rutan harus lebih maksimal dalam pengawasan,” tutur Sueb.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Banten Imam Santoso mengatakan, dalam pemusnahan kali ini, petugas dari enam rutan dan lapas yang ada di Banten, mengumpulkan 481 ponsel.
Bahkan banyak ponsel yang ber- tipe smartphone yang harganya mencapai jutaan ditemukan di dalam sel tahanan.

 “Selain ponsel ada pula lima sim card, 84 charger, 47 head set, dan 62 baterai ponsel. Ada juga lima buah flashdisk dan 1 modem. Selain benda elektronik, petugas pun memusnahkan benda tajam, ikat pinggang, dan berbagai barang terbuat dari logam semua kita musnahkan," katanya.

Ratusan barang bukti yang berhasil disita dari lapas dan rutan dari seluruh Banten tersebut, dikatakan Imam, berhasil didapat oleh petugasnya dari bulan Januari hingga awal Maret. Antara lain dari empat lapas di Kota Tangerang, satu lapas di Serang, dan satu rutan di Kabupaten Tangerang.

Untuk meminimalisir dan membatasi gerak para tahanan, Kantor Wilayah Hukum dan HAM Banten juga melantik 120 petugas Satuan Petugas Kemanan dan Ketertiban (Satgas Kamtib) yang akan disebar ke enam lapas dan rutan.

“Ke 120 petugas Satgas Kamtib ini langsung kami sebar ke masing-masing unit pelaksana teknik pemasyarakatan se Banten. Sehingga diharapkan, petugas kami akan lebih ketat lagi dalam hal pengamanan,” ujar Imam.(RAZ)
 
TANGSEL
BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:00

Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) BRIN di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), merancang sepatu berbahan dasar karet yang memiliki bobot ringan, nyaman digunakan, serta ramah di kantong.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:30

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang mencatatkan posisi sebagai bandara tersibuk kedua di kawasan Asia Tenggara, berdasarkan laporan OAG Southeast Asia Aviation Market edisi Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill