Connect With Us

Bom Meledak di Madrasah Afganistan, 15 Tewas

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 1 Desember 2022 | 00:36

Ilustrasi ledakan bom. (@TangerangNews / Ilustrasi)

TANGERANGNEWS.com-Ledakan bom terhadi di sebuah madrasah di Kota Abyak, Provinsi Samangan, Afghanistan Utara, Rabu 30 November 2022. Akibat ledakan ini sedikitnya 15 orang tewas dan 20 lainnya luka-luka.

Juru Bicara Provinsi Emdadullah Muhajir mengatakan, peristiwa itu terjadi di dalam Madrasah Jahdia sekitar pukul 12,45 waktu setempat.

"Banyak anak laki-laki yang belajar di madrasah ini,” katanya seperti dilansir dari Sindonews yang melansir Al Jazeera.

Muhajir mengatakan pemerintah telah memulai penyelidikan kasus tersebut. Meski tidak ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom mengerikan itu.

Sementara Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Dederal Abdul Nafi Takor juga membenarkan ledakan itu. Tetapi menurutnya korban tewas tidak sebanyak yang dilaporkan sebelumnya, 

"Korban tewas sejauh ini 10 orang, dengan lebih banyak yang terluka. Pasukan detektif dan keamanan kami bekerja untuk mengidentifikasi pelaku kejahatan yang tak termaafkan ini dan membawa mereka ke pengadilan," kata Takor.

Taliban mengatakan sejak mengambil alih pemerintah Afganistan, pihaknya fokus untuk mengamankan negara yang dilanda perang.

Tercatat dalam beberapa bulan terakhir, telah terjadi serangan. Beberapa di antaranya telah diklaim oleh kelompok bersenjata ISIL (ISIS).

Obaidullah Baheer, yang mengajar di American University of Afganistan mengatakan kepada Al Jazeera serangan tersebut tidak masuk akal karena korbannya kebanyakan anak-anak yang berada di sekolah agama.

“Jadi, itu menentang logika dan itu jahat,” ucapnya.

Menurutnya teror bom itu hanya dimaksudkan untuk menyebarkan ketakutan. Tujuannya untuk menunjukkan bahwa tidak ada yang aman.

KAB. TANGERANG
Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Kamis, 14 Mei 2026 | 17:51

Fenomena pernikahan siri atau pernikahan yang belum tercatat secara negara masih banyak ditemukan di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, terutama pasangan lanjut usia.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Luncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi, Bisa Hemat APBD Rp8 Triliun

Pemkot Tangsel Luncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi, Bisa Hemat APBD Rp8 Triliun

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:56

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berupaya menuju kota masa depan yang ramah lingkungan. Berkolaborasi dengan Global Buildings Performance Network (GBPN), Pemkot Tangsel resmi meluncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi pada Rabu, 13 Mei 2026.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill